Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kuasa Hukum Sugeng Santoso Angkat Bicara Soal Putusan Hukuman Mati dari MA, Klarifikasi Soal Kasasi

Iwan Kuswardi selaku kuasa hukum Sugeng Santoso mengatakan pihaknya belum menentukan langkah selanjutnya, terkait hukuman mati yang dijatuhkan MA

SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
Iwan Kuswardi, Ketua Tim Penasihat Hukum Sugeng Santoso 

Penulis : Kukuh Kurniawan , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kuasa hukum terpidana kasus mutilasi Pasar Besar Malang Sugeng Santoso akhirnya buka suara terkait informasi vonis hukuman mati dalam putusan MA bagi warga Jodipan itu.

Iwan Kuswardi selaku kuasa hukum Sugeng Santoso mengatakan pihaknya belum menentukan langkah selanjutnya, terkait hukuman mati yang dijatuhkan hakim MA tersebut.

Breaking News : Terpidana Mutilasi Pasar Besar Malang, Sugeng Santoso Divonis Hukuman Mati

"Sampai saat ini, saya sebagai kuasa hukumnya belum tahu langkah selanjutnya. Terkait hukuman mati yang dijatuhkan pada Sugeng," ujar Iwan singkat kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Selasa (15/9/2020).

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga ingin memberikan klarifikasi terkait putusan dari MA tersebut.

Di mana seperti yang diberitakan oleh beberapa media, bahwa putusan itu karena kasasi dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang dikabulkan oleh Mahkamah Agung (MA).

"Yang benar adalah putusan dari MA itu menolak permohonan kasasi dari kedua belah pihak. Yaitu pihak Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kota Malang, juga pihak dari kuasa hukum terdakwa," jelasnya.

Sebelumnya Kepala Kejaksaaan Negeri Kota Malang, Andi Darmawangsa membenarkan adanya putusan hukuman mati bagi Sugeng dari MA tersebut.

"Ya memang benar, ada putusan pidana mati untuk terpidana Sugeng. Kami menerima petikan putusan itu pada Jumat (4/9/2020) dari Mahkamah Agung," ujar Andi pada Senin (14/9/2020) lalu.

Seperti diketahui, Sugeng Santoso adalah pelaku mutilasi di Pasar Besar, Kota Malang.

Sugeng melakukan mutilasi terhadap seorang wanita yang sampai saat ini masih berstatus Mrs.X.

Di mana jasad wanita tersebut ditemukan terpotong menjadi beberapa bagian.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved