Breaking News:

Virus Corona di Malang

Launching Mobil Covid-19 Hunter, Sanksi Denda Rp 100 Ribu Resmi Diberlakukan di Kota Malang

Kendaraan mobil Covid-19 hunter nantinya akan memburu pelanggar protokol kesehatan di Kota Malang.

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Launching kendaraan mobil Covid-19 hunter yang digelar di Balaikota Malang bersama Forkopimda Malang Kota, Rabu (16/9/2020). 

Penulis : M Rifky Edgar H , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kota Malang resmi menerapkan sanksi administrasi berupa denda senilai Rp 100 Ribu bagi masyarakat yang tidak memakai masker.

Hal itu ditandai dengan melaunching kendaraan mobil Covid-19 hunter yang digelar di Balaikota Malang bersama Forkopimda Malang Kota, Rabu (16/9/2020).

Kendaraan tersebut yang nantinya akan memburu pelanggar protokol kesehatan di Kota Malang.

"Kita (Forkopimda) telah sepakat tidak ada toleransi lagi bagi pelanggar Covid-19. Karena mereka tidak menyadari kalau membahayakan orang-orang di sekitarnya," ucap Wali Kota Malang, Sutiaji dalam pidatonya.

Orang nomor satu di Kota Malang itu mengatakan, bahwa sebenarnya pihaknya telah melakukan sosialisasi berkali-kali kepada masyarakat yang tidak mengenakan masker.

Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang abai dengan tidak mengenakan masker.

Menurutnya, orang-orang yang tidak menerapkan protokol kesehatan merupakan orang yang tidak memiliki jiwa patriotisme.

Hal tersebut justru menghancurkan nilai-nilai kebangsaan dan tidak menghargai para pendiri bangsa Indonesia.

"Satu, dua orang yang tidak disiplin, justru membuat bangsa kita ini carut marut. Kita sudah mentolerir. Dan saat ini sudah saatnya kita tindak tegas dan persuasif yang sifatnya hukuman dimulai dengan sidang di tempat," ucapnya.

Sementara itu dari hasil operasi yang dilakukan oleh petugas, total ada lebih 50 orang yang diciduk karena tidak mengenakan masker.

Kebanyakan dari mereka merupakan para pengendara roda dua, dan ada juga dari para sepeda.

Sutiaji mengatakan, bahwa operasi yustisi ini akan rutin digelar setiap hari oleh petugas gabungan dari Forkopimda Kota Malang.

Melalui sanksi administrasi tersebut diharapkan oleh Sutiaji dapat memberikan efek jera kepada masyarakat.

"Harapan kami masyarakat itu sadar agar menerapkan protokol kesehatan. Ini pun cukup mudah sebenarnya hanya tinggal memakai masker saja," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved