Breaking News:

Tersinggung Soal Hutang, Ibu 2 Anak Tewas Dibunuh Kekasih Gelapnya, Jenazahnya Ditemukan Membusuk

Tersinggung saat disinggung masalah hutang pria di Magelang tega bunuh kekasih gelapnya yang berstatus ibu 2 anak. Jenazah wanita ini ditemukan busuk.

KOMPAS.COM/IKA FITRIANA
Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba (tengah) menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan terhadap Tri Utmawati (29), di mapolres Magelang, Rabu (16/9/2020). 

Petugas membawa jenazah ke RSUD Muntilan untuk dilakukan visum et repertum dan autopsi di RS Bhayangkara Yogyakarta.

Team Resmob Polres Magelang selanjutnya melakukan serangkaian penyelidikan, hingga akhirnya menemukan titik terang bahwa korban diduga dibunuh oleh tersangka Firman.

"Kami menangkap tersangka, pada Selasa (15/9/2020), berikut barang bukti terkait perkara dugaan pembunuhan ini," jelas Ronald dalam gelar perkara di Mapolres Magelang, Rabu (19/9/2020).

Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba (tengah) menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan terhadap Tri Utmawati (29), di mapolres Magelang, Rabu (16/9/2020)
Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba (tengah) menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan terhadap Tri Utmawati (29), di mapolres Magelang, Rabu (16/9/2020) (KOMPAS.COM/IKA FITRIANA).

Dikatakan Ronald, tersangka nekat menghambisi nyawa Tri lantaran jengkel atau sakit hati karena utangnya tidak segera dibayarkan.

Kemudian, tersangka mencekik korban yang saat itu sedang bersamanya di kamar tersangka.

"Sebelum dibunuh tersangka menanyakan utang uang sejumlah Rp 3,5 juta ke korban, namun dijawab oleh korban sabar mas rausah crewet aku lagi golek (sabar mas, jangan cerewet aku sedang mencari), kemudian tersangka langsung menganiaya korban," terangnya.

Setelah itu, lanjutnya, korban yang sudah tak bernyawa diseret ke arah kebun tebu tidak jauh dari rumahnya dan ditinggal begitu saja.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi antara lain pakaian korban, seutas tali, perhiasan, lakban, ponsel, dan lainnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.

Penulis: Ratih Fardiyah
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved