Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

PHRI Tulungagung Minta Pemkab Beri Relaksasi Pajak dan Kelonggaran Buka Usaha Kembali

PHRI Cabang Tulungagung meminta kelonggaran usaha berupa relaksasi pajak hotel dan restoran selama pandemi corona

Crown Victoria Hotel Tulungagung
Ilustrasi - Crown Victoria Hotel Tulungagung. PHRI Tulungagung minta keringanan pajak dan kelonggaran ke Pemkab Tulungagung agar pelaku bisnis hotel, restoran, dan hiburan bisa membuka kembali usaha mereka 

SURYAMALANG.COM | TULUNGAGUNG - Para pengusaha yang bergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cabang Tulungagung meminta kelonggaran usaha selama pandemi. Salah satu permohonan yang diajukan adalah relaksasi pajak hotel dan restoran.

Relaksasi pajak daerah ini untuk mengurangi beban pada pengusaha, karena mengalami himpitan selama masa pandemi.

“Kami mohon relaksasi pajak hingga Desember 2020. Pajak yang kami maksud adalah pajak konsumen,” terang Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) PHRI Tulungagung, Nur Wakhidun, Jumat (18/9/2020).

Wakhidun mengungkapkan saat ini bidang usaha yang sudah buka adalah hotel dan restoran.

Secara keseluruhan, hotel pengumbangkan 10 persen pajak dari sektor usaha di bawah PHRI.

Sedangkan café karaoke menyumbang 15 persen pajak sektor usaha di bawah PHRI.

“Kalau angkanya di sekitar 2-8 miliar per tahun kalau tidak salah,” sambung Wakhidun.

Saat ini baru 60 persen hotel dan restoran yang sudah buka kembali.

Untuk hotel, saat ini okupansi hotel yang sudah buka hanya 20-30 persen.

Jauh dari kondisi normal yang mencapai rata-rata 50-60 persen.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved