Berita Surabaya Hari Ini

Ada Kondom dan 5 Pemandu Lagu Seksi Terkunci di Kamar Royal KTV Surabaya

Ditemukan Kondom dan 5 Pemandu Lagu Terkunci dalam Kamar, Royal KTV Surabaya

Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Firman
Petugas saat merazia tempat hiburan malam Royal KTV Surabaya, Selasa (22/9/2020) malam. 

"Sampeyan ini kan kerja di sini, masak tidak tahu kuncinya di mana. Masak ruangan lain terbuka kok cuma dua ruangan itu yang terkunci," kata Kasatpol PP Provinsi Jawa Timur, Budi Santosa.

Diduga, dua tempat tersebut menjadi tempat persembunyian karyawan dan pengunjung lantaran saat petugas datang sempat dihalangi masuk oleh satpam.

Pantauan SURYAMALANG.COM, beberapa ruangan terlihat kotor, sementara di barnya terdapat beberap putung rokok.

Hingga pukul 23.00 WIB, petugas masih belum dapat membuka dua ruangan tersebut yakni di ruangan nomor 221 dan ruangan yang ada di dekat nomor 888.

Ditemukan Kondom

Kondom di tempat hiburan malam Royal KTV Surabaya, Selasa (22/9/2020) malam.
Kondom di tempat hiburan malam Royal KTV Surabaya, Selasa (22/9/2020) malam. (SURYAMALANG.COM/Firman)

Dalam razia itu, konidisi rumah karaoke sedang dalam keadaan sepi.

Terlihat semua lampu padam dari luar.

Namun saat petugas memaksa masuk, ditemukan fakta bahwa ada beberapa ruangan karaoke yang AC-nya menyala.

Tak hanya itu, petugas menemukan lima orang Ladies Cout atau pemandu lagu di ruang ganti rumah karaoke tersebut.

Mereka nampak bersembunyi menghindari razia petugas.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan satu box alat kontrasepsi atau kondom yang dibawa oleh pemandu lagu tersebut.

Petugas pun melakukan interogasi, meski tak mengakui adanya praktik esek-esek, petugas menduga jika rumah karaoke Royal KTV menyuguhkan praktik prostitusi.

"Lho ini ada kondom, di kamar mandi juga ada fasilitas sofa, berarti di sini bisa buat main," ungkap salah satu petugas.

Tak hanya itu, pantauan SURYAMALANG.COM, ada dua room yang masih terdapat pemandu lagu dan tamu, meski petugas meminta dibuka, pihak manajemen enggan melakukan dengan alasan tidak memegang kunci.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved