Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Pelajar Ini Olah Minyak Jelantah Jadi Berbagai Macam Jenis Sabun, Tipsnya Pakai Ampas Tebu

Davin saat ini sudah mengolah 60 liter minyak jelantah menjadi 65 liter samijel cair, 62 buah samijel batang, dan 17 kilogram samijel colek.

SURYAMALANG.COM/Mohammad Zainal Arif
SABUN MINYAK JELANTAH - Davin Nayaka Manzila membuat berbagai macam sabun dengan berbagai aroma seperti anggur, melon, lemon, pandan, mawar, kopi, strawberry dan sereh dari limbah minyak jelantah. Sabun dapat digunakan untuk mencuci tangan dan mencuci piring. 

Penulis : Mohammad Zainal Arif , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Siswa SMP Negeri 2 Surabaya, Davin Nayaka Manzila berinovasi membuat sabun dari limbah minyak jelantah.

Karya berupa sabun dari minyak bekas atau minyak jelantah ini ia beri nama Samijel.

Minyak bekas penggorengan atau minyak jelantah seringkali dibuang jika sudah tidak digunakan lagi.

Hal ini tentunya akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan, karena nyatanya limbah minyak jelantah juga dapat merusak lingkungan.

Namun kini limbah minyak jelantah dapat diolah dan dimanfaatkan menjadi sabun yang dapat digunakan untuk mencuci tangan dan mencuci piring.

Davin saat ini sudah mengolah 60 liter minyak jelantah menjadi 65 liter samijel cair, 62 buah samijel batang, dan 17 kilogram samijel colek.

Siswa SMP Negeri 2 Surabaya ini mengaku mendapatkan banyak limbah minyak jelantah dari sampah rumah hingga pedagang sekitar rumahnya.

“Kalau minyak jelantah terus-terusan dibuang, lama-lama akan mengendap atau menyumbat saluran air. Kalau minyak jelantah itu mengalir menuju sungai atau laut justru dapat merusak ekosistem air. Itulah kenapa saya kemudian terfikir untuk mengolah minyak jelantah ini,” ungkap Davin saat di temui di rumahnya kawasan Jl. Demak Jaya III Surabaya, Kamis (24/9/2020).

Dalam proses pembuatan, Davin mengatakan yang pertama harus dilakukan ialah mengeringkan ampas tebu yang akan digunakan untuk menyaring minyak jelantah agar lebih jernih.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved