Pesan & Doa Alleia untuk Ariel Noah, Kalimat Terakhir Jadi Sorotan: Papa Semoga Tambah Soleh

Pesan dan doa Alleia untuk Ariel Noah, kalimat terakhir jadi sorotan: papa semoga tambah soleh.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/kolase Instagram @itsgreenlight/@arlanata_
Ariel Noah dan Putrinya Alleia Ananta Irham 

Penulis: Sarah, Editor: Adrianus Adhi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pesan dan doa Alleia Ananta Irham untuk ayahnya, Ariel Noah jadi sorotan. 

Sebab, tiba-tiba di akhir kalimat, Alleia Ananta Irham berharap ayahnya, Ariel Noah jadi sosok papa yang semakin saleh. 

Meski begitu, Alleia Ananta Irham sangat bahagia karena ayahnya baru saja merilis album baru dan berharap sukses. 

Alleia Ananta Irham merupakan putri semata wayang Ariel Noah dengan mantan istrinya, Sarah Amalia.

Alleia Anata IrhamPutri Ariel Noah punya suara merdu
Alleia Anata Irham Putri Ariel Noah (Suryamalang.com/kolase instagram @BORIEL ID/Instagram @boriel_id)

Meski rumah tangganya kandas, namun Ariel Noa tetap memberi kasih sayang dan perhatiannya pada Alleia Ananta Irham.

Beberapa waktu lalu, Alleia membuat video dukungan untuk ayahnya yang baru saja merilis album baru berjudul Keterkaitan Keterikatan dalam format piringan hitam.

Melansir dari akun Instagram penggemar NOAH, @sahabatnoahatjeh, Minggu (20/9/2020), terlihat Alleia mengucapkan selamat. 

"Papa semoga sukses album barunya, pekerjaaanya," ucap Alleia. 

Ariel personil band Noah
Ariel personil band Noah (Suryamalang.com/kolase instagram @)

Alleia juga tak lupa mendoakan kesehatan ayahnya.

Menariknya di akhir ucapannya, Alleia menyelipkan harapan agar Ariel bisa tambah soleh.

"Semoga sehat selalu. Terus tambah soleh," tutupnya.

'Allea buah hati ariel noah kasih ucapan selamat dan doa buat papa di album baru,' demikian keterangan video tersebut. 

Berikut cuplikan video-nya:

Selain itu, ada satu sikap Alleia Anata yang pernah diungkap ayahnya Ariel Noah

Awalnya, Ariel Noah yang mengunggah foto mainan gundam.

Ariel Noah menjelaskan, Ia baru saja menyelesaikan hasil rakitan gundam terbarunya.

Tampak ada sejumlah figurine di dalam fotonya tersebut.

Ariel Noah berhasil merakitnya sendiri meski ia lupa membuat video proses pengerjaannya seperti yang sudah-sudah.

'Another before and after project done, tapi males bikin video nya. #homework #arielnoah,' tulis Ariel Noah.

Berikut unggahan Ariel Noah:

Hingga kemudian seorang netizen berkomentar menanyakan soal putrinya, Alleia.

'Bapaknya main gituan, Alleia mainan boneka nggak kang?' tulis warganet tersebut.

Ariel pun menjelaskan jika putrinya juga punya justru yang merecoki hobinya.

Meski tidak tertarik dengan gundam, Alleia, disebut Ariel Noah lebih tertarik dengan wadah gundamnya.

'Bukan figurine nya, backdrop nya, yg before and after' jawab Ariel Noah.

Meskipun tidak tinggal bersama Alleia, namun Ariel Noah turut campur mendidik dan mengawasi putrinya. 

Ariel Noah mengaku memberi aturan ketat pada putrinya Alleia Anata soal musik. 

Aturan ketat Ariel Noah itu bukan isapan jempol belaka, sebab pria bernama asli Nazril Irham tersebut tak segan memberi hukuman pada Alleia Anata bila melanggar.

Aturan ketat Ariel Noah soal musik itu berkaitan dengan jatah menonton musik Alleia Anata dalam satu tahun.

Ariel Noah mengungkap pola didik yang selama ini diterapkannya untuk Alleia Anata Irham.

Seperti orangtua pada umumnya, Ariel Noah punya beberapa aturan, reward, dan punishment yang ia terapkan pada Si Kecil.

Bagi Ariel Noah, pola didik yang menerapkan pemberian hadiah ataupun hukuman bisa berdampak baik untuk anak.

“Reward and punishment itu memang cara kerjanya manusia dari jaman dulu banget sih, bisa jadi motivasi, kalau arahnya bener bisa jadi bagus,” jelas Ariel Noah dikutip dari Youtube Womantalk yang diunggah 3 Mei 2019.

Ariel Noah memberlakukan sistem pemberian hadiah atau reward, tapi dia menerapkan sistem hukuman atau punishment dengan sudut pandang yang berbeda.

Ariel Noah memilih untuk membiasakan anaknya menjaga konsekuensi.

“Tetap ada reward itu, cuma punishment itu kayak konsekuensi yang diajarin sih,” ucap Ariel Noah.

Contoh sederhananya, Ariel memberi kebebasan untuk Allea Anata menyalurkan hobinya menonton konser.

Tapi konsekuensinya, Allea Anata hanya diizinkan untuk menonton konser tiga kali dalam setahun.

Meski sama-sama menyukai musik, Ariel Noah melarang keras putrinya untuk menonton konser terus-menerus.

“Udah dibilangin dalam setahun ga bisa sebanyak itu ya. Senang musik, mau nonton (konser) ga masalah siapa aja, tapi ga bisa dibiarin dia nonton semuanya.”

“Jadi setahun bisa dua kali nonton atau setahun tiga kali, jadi dia bisa nonton A, bisa nonton B, bisa nonton C,” jelas Ariel Noah.

Ariel mengaku tak pernah sampai hati untuk memberi hukuman pada Allea Anata jika berbuat salah.

Tapi jika Allea Anata melanggar konsekuensi soal konser, Ariel Noah terpaksa harus tega.

“Terus tiba-tiba di tahun itu ada bomnyalah yang D, dan dia ga tau dia juga pengin nonton yang D, walaupun kasian sih tapi tetap aturan itu musti dipegang, jadi mohon maaf aja tahun ini ga bisa.”

“Jadi konsekuensi dia, kurang teliti, konsekuensi itu harus dipegang,” papar Ariel Noah.

Sebelumnya, Ariel Noah sempat menjelaskan bila ia tipe orang tua yang memposisikan diri sebagai guardian alias bisa menjadi penjaga bagi anak-anaknya.

"Pasti orangtua itu pertamanya yang harus dipunya itu sebagai guardian. Jadi dia akan kayak penjaga gitu, mungkin juga pendididik," jawab Ariel Noah seperti dikutip dari Youtube Womantalk.com.

Namun, Ariel Noah tak memungkiri meski berperan dalam mendidik, faktor lingkungan juga berdampak besar pada perilaku sang anak.

"Tapi sebagai pendidik juga nggak bisa 100%. Karena kita ngalamin sendiri. Dari rumah dapat budi pekerti tapi saat kita mulai agak gede yang ngajarin kita adalah lingkungan."

"Pengaruh dari temen-temen biasanya akan lebih kuat. Akhirnya dari kita yang mengajari mereka, memang kita harus siap-siap menerima jagain mereka," lanjut Ariel Noah.

Ariel Noah tak memungkiri bahwa setiap anak pasti melakukan kesalahan.

Namun, dari kesalahan itu lah dirinya menilai bahwa sang anak akan belajar.

Oleh karena itu, ia menghindari sifat overprotektif yang justru akan mengekang sang anak mencoba hal baru dan tidak terdidik untuk mandiri.

"Karena kalau overprotektif itu kadang-kadang dia itu enggak dibiarkan untuk melakukan kesalahan jadi dia enggak bisa belajar dari kesalahannya," papar Ariel Noah.

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved