Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Bedak Penjual Ikan Lele di Jalan Kaliurang Malang Dibobol Maling, Benda Ini yang Hilang

Sebuah bedak milik penjual ikan lele dibobol oleh maling. Akibatny, satu tabung elpiji seberat 3 kg raib dibawa pelaku

Kukuh Kurniawan/TribunJatim.com
Korban saat berada di dalam bedaknya, Sabtu (26/9/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sebuah bedak milik penjual ikan lele dibobol oleh maling. Akibatny, satu tabung elpiji seberat 3 kg raib dibawa pelaku. Dari informasi yang diperoleh TribunJatim.com, kejadian tersebut terjadi di Jalan Kaliurang Barat, Samaan, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada Kamis (24/9/2020) dinihari.

Korban sekaligus pemilik bedak, Nurhadi (37) mengatakan saat itu kondisi pintu bedak sudah digembok.

"Seusai saya gembok, kemudian saya pun pulang ke rumah. Dan didalam bedak, saya meninggalkan sebuah tabung elpiji 3 kg," ujarnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (26/9/2020).

Korban pun kemudian datang ke bedak sekitar pukul 05.00 WIB, untuk berjualan ikan lele. Namun saat datang ke bedak, alangkah kagetnya korban melihat kondisi pintu bedak.

"Gembok pintu bedak sudah dalam kondisi rusak. Dan pintu juga telah sedikit terbuka," tambahnya.

Korban makin curiga, bahwa bedaknya telah dimasuki oleh seseorang dan ternyata benar, sebuah elpiji seberat 3 kg sudah raib dibawa pelaku.

Korban pun segera mengecek rekaman kamera cctv yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Untuk mencari tahu, ciri ciri dari pelaku tersebut.

"Dari rekaman CCTV pelaku datang seorang diri mengendarai becak sekitar pukul 03.00 WIB. Namun sebelum membobol bedak, pelaku terekam CCTV sempat berkeliling mencari sasaran pencurian dengan menggunakan becak," jelasnya.

Setelah melihat kondisi lingkungan sekitar telah aman, pelaku memarkirkan becaknya di sebelah bedak korban.

Kemudian masuk ke dalam bedak dengan merusak gembok pintu, lalu pelaku langsung masuk mengambil tabung elpiji.

"Tabung elpijinya itu kemudian ditaruh di becaknya. Dan langsung ditutupi oleh karung. Setelah itu pelaku langsung kabur melarikan diri," tambahnya.

Namun meski telah menjadi pencurian, namun korban tak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

"Karena kerugian yang saya alami hanya sekitar Rp. 150 ribu. Mungkin saya akan lakukan beberapa langkah antipasi, dengan menambah gembok di pintu bedak. Agar kejadian serupa tidak terulang kembali," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved