Berita Malang Hari Ini

Pria Penipu Bermotor Honda Vario Terekam CCTV, Bawa 3 Smartphone dari Konter HP di Pakis Malang

Dalam aksinya, pelaku bermodus mengenal dekat dengan pemilik konter hp lalu dua buah HP Samsung A 11 dan Vivo Y 50 dibawanya

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
ISTIMEWA
Tangkapan layar (screenshot) rekaman kamera cctv yang memperlihatkan pelaku dan sepeda motor yang dipakai oleh pelaku. 

Penulis : Kukuh Kurniawan , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pelaku penipuan beraksi di wilayah Kabupaten Malang dengan menggondol 3 buah smartphone sekaligus.

Hanya bermodal omongan pelaku sukses membawa kabur 3 smartphone dari sebuah konter HP di Jalan Raya Ledok Dowo, Kelurahan Pakis Jajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (27/9/2020)

Dalam aksinya, pelaku bermodus mengenal dekat dengan pemilik konter hp.

Pemilik konter HP, Heru Nuryakin (23) mengungkapkan kejadian terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

"Saat itu konter HP sedang dijaga oleh seorang pegawai. Dan pegawai tersebut masih baru bekerja di konter HP," jelas Heru kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Senin (28/9/2020).

Sekitar pukul 12.30 WIB, konter HP didatangi oleh seorang pria memakai sepeda motor Honda Beat warna hitam.

Usai masuk ke dalam konter, pria itu mengaku kenal dekat dengan pemilik konter HP.

"Selain itu pria tersebut juga mengaku sebagai pemilik konter HP. Pria yang merupakan pelaku itu bermaksud meminjam sebentar stok HP bekas. Dan pelaku juga bilang telah menelepon pemilik konter HP, dan oleh pemilik konter HP diijinkan untuk meminjam stok HP bekas," tambahnya.

Pegawai toko pun percaya dengan omongan pelaku itu. Lalu menyerahkan tiga buah HP bekas lengkap beserta dus, sesuai dengan permintaan dari pelaku.

"HP yang diminta oleh pelaku adalah dua buah HP Samsung A 11 dan Vivo Y 50. Usai mendapatkan HP itu, pelaku kemudian pergi meninggalkan lokasi," ungkapnya.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Heru Nuryakin datang ke konter untuk mengecek stok barang konter.

Pada saat mengecek, ia menemukan bahwa tiga buah HP seharga total Rp. 6 juta tersebut sudah tidak ada di dalam etalase.

"Saya pun tanya kepada pegawai toko, dan pegawai bilang ada seorang pria pinjam stok barang HP bekas. Dan pria yang dimaksud pegawai toko itu, katanya telah menelepon saya. Namun saat saya cek HP, tidak ada panggilan masuk sama sekali pada hari itu," bebernya.

Heru Nuryakin kemudian merasa bahwa tempat usahanya tersebut telah menjadi korban penipuan.

Akhirnya ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Pakis.

"Selain melaporkan kejadian itu ke Polsek Pakis, saya juga telah mengupload rekaman kamera cctv ke media sosial, agar viral dan segera tertangkap," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved