Breaking News:

Pilkada Malang 2020

Bawaslu Kabupaten Malang akan Copot Semua Atribut yang Memunculkan Sosok Sanusi

Pencopotan tersebut dilakukan karena Muhammad Sanusi kini ikut Pilkada Malang 2020 sebagai calon bupati

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Suara Bupati Malang, Muhammad Sanusi, tentang imbauan Covid-19 di berbagai lampu merah jalanan Kabupaten Malang tidak lagi terdengar dalam waktu dekat. Pasalnya Bawaslu Kabupaten Malang akan mencopot setiap alat peraga yang berlabel sosok petahana.

"Kami telah melakukan koordinasi dengan Pjs (pejabat sementara) Bupati. Surat telah kami sampaikan," terang  Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva ketika dikonfirmasi.

Pencopotan tersebut dilakukan karena Muhammad Sanusi kini ikut Pilkada Malang 2020 sebagai calon bupati. George menargetkan, maksimal pada Rabu (30/9/2020) besok voice record Sanusi di jalan-jalan tak lagi terdengar.

"Karena dia calon bupati ya harus dicopot (voice record)," beber George.

Bahkan foto-foto Sanusi yang banyak terpasang di kantor pemerintahan juga dicopot oleh Bawaslu Kabupaten Malang. 

George mengatakan, pihaknya tidak berjalan sendirian dalam pencopotan atribut berwajah Sanusi.

Maka dari itu Bawaslu Kabupaten Malang meminta bantuan beberapa instansi terkait di Pemkab Malang.

"Pemkab sudah meminta Satpol PP dengan Dishub dan Infokom untuk melaksanakan pencopotan tersebut," jelas George.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved