Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

Pemkot Blitar Ubah Status PDAM dan BPR Artha Praja Jadi Perumda, Ini Alasannya

Pemkot Blitar berencana mengubah status dua BUMD menjadi perusahaan umum daerah atau Perumda

istimewa/dok pribadi
Pemkot Blitar berencana mengubah status dua badan usaha milik daerah (BUMD) menjadi perusahaan umum daerah (Perumda) tahun ini, salah satunya BPR Artha Praja. 

SURYAMALANG.COM | BLITAR - Pemkot Blitar berencana mengubah status dua BUMD menjadi perusahaan umum daerah (Perumda) tahun ini. Kedua BUMD itu adalah PDAM dan BPR Artha Praja.

PJs Wali Kota Blitar, Jumadi, mengatakan perubahan itu menindaklanjuti PP No 54/2017. Ia menyebut PP itu mengatur status BUMD diubah menjadi perusahaan umum daerah atau Perseroan.

"Hasil konsultasi kami dengan Kanwil Kemenkumham Jatim, dua BUMD di Kota Blitar, yaitu PDAM dan BPR Artha Praja statusnya diubah menjadi Perumda," kata Jumadi, Selasa (29/9/2020).

Untuk itu, kata Jumadi, Pemkot Blitar mengusulkan rancangan peraturan daerah (Raperda) untuk mengubah status dua BUMD menjadi Perumda ke DPRD Kota Blitar.

"Kedua Raperda sudah kami usulkan ke dewan tinggal menunggu pembahasannya. Targetnya tahun ini selesai," ujarnya.

Dikatakannya, dengan berganti status menjadi perusahaan umum daerah, dua BUMD itu lebih fleksibel untuk bisnis.

Tapi, khusus untuk PDAM, tidak boleh hanya mengejar profit.

PDAM tetap harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

"Untuk BPR akan memiliki ruang lebih fleksibel di bidang bisnis. Kalau BPR berkembang, bisa diubah lagi statusnya menjadi Perseroan. BPR ini bisa mensuport sektor usaha kecil dan mikro di Kota Blitar," katanya.

Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim mengatakan sudah membentuk panitia khusus (Pansus) untuk membahas dua Raperda terkait perubahan status BUMD menjadi Perumda.

DPRD membentuk dua pansus untuk membahas dua Raperda itu.

Pembentukan dua Pansus itu agar pembahasan dua Raperda bisa fokus.

Pansus satu yang diketuai Said Novandi akan membahas Raperda soal PDAM, sedang Pansus dua diketuai Johan Marriot membahas Raperda soal BPR.

"Masing-masing Pansus beranggotakan delapan orang. Kami berharap pembahasan dua Raperda bisa tuntas tahun ini," ujarnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved