Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Perumdam Among Tirto Batu Dapat Penyertaan Modal Rp 2,5 Miliar

Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Among Tirto mendapatkan penyertaan modal senilai Rp 2,5 miliar

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
Pemkot Batu
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menandatangani berkas disaksikan wakilnya Punjul Santoso setelah menggelar paripurna membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Batu Tahun Anggaran 2021. 

SURYAMALANG.COM | BATU - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Among Tirto mendapatkan penyertaan modal senilai Rp 2,5 miliar. Kepastian itu terjadi setelah Pemkot Batu bersepakat dengan DPRD Batu dalam rapat paripurna, Senin (28/9/2020).

Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Batu Tahun Anggaran 2021 disepakati oleh eksekutif dan legislatif. Dalam persetujuan KUA PPAS APBD Kota Batu tahun 2021, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyampaikan, Pendapatan Daerah diproyeksikan sebesar Rp 887,3 miliar.

Angka itu naik dari pembahasan sebelumnya yakni Rp 828,4 miliar. Sedangkan untuk Belanja Daerah sebelumnya di plot Rp 1,3 triliun, namun turun menjadi Rp 931,9 miliar.

"Berdasarkan rancangan rencana Pendapatan dan Belanja Daerah di atas, maka dalam PPAS Kota Tahun 2021 ini terdapat proyeksi defisit anggaran sebesar Rp 44,5 miliar. Untuk menutup proyeksi defisit tersebut, direncanakan ditutup dari penerimaan pembiayaan daerah," ujar Dewanti.

Untuk bisa memenuhi target tersebut, Pembiayaan Daerah ditargetkan sebesar Rp 47 miliar.

Dari penerimaan pembiayaan daerah tersebut juga akan dikurangkan untuk pengeluaran pembiayaan daerah dalam bentuk penyertaan modal bagi Perumdam Among Tirto senilai Rp 2,5 miliar.

Dalam pembahasan sebelumnya, penyertaan modal bagi perusahan daerah itu mencapai Rp 20,6 miliar dari total penyertaan modal sejumlah Rp 48 miliar selama lima tahun ke depan.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurrochman mengatakan, realisasi anggaran penyertaan modal di Perumdam Among Tirto di sesuaikan dengan Perda Perumdam setiap tahunnya.

"Angka itu menurut tim anggaran adalah ajuan dari Perumdam. Saat dalam pembahasan terkoreksi karena APBD 2021 diasumsikan menurun sehingga bisa trjadi ketidakcukupan anggaran dan kondisi pandemi ini menjadi salah satu pertimbangan," urai politisi PKB ini.

Kemudian, dalam pmbahasan, banggar DPRD tidak diberikan lampiran tentang rencana bisnis Perumdam dengan biaya Rp 20 miliar.

Koreksi lainnya adalah apakah rencana bisnis Perumdam ini prospektif di masa pandemi.

"Keputusan sementara ini di KUA PPAS 2021 Perumdam dialokasikan Rp 2,5 miliar. Nanti Banggar akan mengundang perumdam dalam pembahasan draft RAPBD 2021," imbuhnya.

Undangan kepada Perumdam untuk mendengarkanlangsung penjelasan dari tim penasihat investasi Perumdam.

Selain itu, anggaran penyertaan modal yang diberikan pada Perumdam mengacu dari Perda bahwa penyertaan modal ke Perumdam juga didasarkan atas kemampuan keuangan daerah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved