Breaking News:

Pilkada Malang

4 Hari Berjalan, Bawaslu Belum Temukan Pelanggaran Kampanye Pilkada Malang 2020

Bawaslu Kabupaten Malang belum temukan pelanggaran kampanye dari dua pasangan calon bupati Pilkada Malang 2020

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang belum temukan pelanggaran kampanye dari dua pasangan calon bupati Pilkada Malang 2020, Sanusi-Didik Gatot Subroto (Sandi) dan Lathifah-Didik Budi Muljono (Ladub).

"Baik dari temuan Bawaslu maupun dari masyarakat. Di media sosial juga belum ada," terang Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva ketika dikonfirmasi pada Rabu (30/9/2020).

George menegaskan pihaknya bekerja secara profesional dalam melakukan pengawasan. Selama Pilkada Malang digelar saat pandemi Covid-19, Bawaslu juga turut mengawasi penerapan protokol kesehatan. 

Kata George, ada beberapa tahapan wajib yang harus dipenuhi oleh tim pasangan calon, sebelum menggelar kampanye.

"Kampanye harus mengantongi surat tanda terima pemberitahuan kampanye diserahkan kepada polisi. Lalu harus dilampiri surat Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, baru polisi mengeluarkan izin," ungkap George.

Terakhir, George menyatakan jika seluruh warga Kabupaten Malang yang memiliki tanda identitas, bisa melapor ke Bawaslu Kabupaten Malang. 

"Apabila mendapati pelanggaran oleh pasangan calon, siapapun yang punya KTP dan hak pilih, pemantau pemilih dan peserta pemilih boleh melapor," jelas George. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved