Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Mahasiswi Kelahiran Malang Ini Berhasil Daur Ulang Serbuk Kayu Menjadi Aksesori Anting Menarik

Dinda Hirana Faresky (20) berhasil mendaur ulang limbah serbuk kayu yang dihasilkan oleh para pengrajin mebel jadi anting Cantik menarik

SURYAMALANG.COM/Habibur Rohman
LIMBAH MEBEL - Mahasiswi Fashion Product Design and Business Universitas Ciputra (UC) Surabaya Dinda Hirana Faresky dengan berbagai aksesori karyanya dengan memanfaatkan bahan serbuk kayu di Sidoarjo, Kamis (1/10/2020). 

Penulis : Mohammad Zainal Arif , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Limbah serbuk kayu bisa diolah menjadi hasil kerajinan perhiasan yang cantik di tangan mahasiswi kelahiran Malang bernama Dinda Hirana Faresky (20).

Dinda Hirana Faresky (20) berhasil mendaur ulang limbah serbuk kayu yang dihasilkan oleh para pengrajin mebel.

"Jadi saat saya di Mojokerto melihat begitu banyak limbah serbuk kayu dari mebel-mebel, dari sanalah terfikirkan untuk memanfaatkan untuk membuat aksesoris anting agar dapat mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan," kata Dinda saat di temui Delta Gardenia 3, Deltasari Baru Waru Sidoarjo, Kamis (1/10/2020).

Sebelum memulai proses produksi, Dinda mengambar beberapa desain aksesori anting yang akan dibuat pada sebuah kertas.

Kemudian Mahasiswi Fashion Product Design And Business Universitas Ciputra Surabaya ini menyiapkan Epoxy Resin, serbuk kayu, dan lem sebagai bahan utama dalam pembuatan.

"Alasan kenapa saya memilih bahan Resin jenis Epoxy ini karena saya ingin membuat anting yang berkualitas serta terlihat clear, karena apabila pakai resin yang harganya lebih murah warnanya cepat berubah menjadi kekuningan gitu," ujar perempuan kelahiran Malang, 17 Maret 2000 ini.

Proses pembuataannya, yang pertama Dinda lakukan ialah mengambil limbah kayunya terlebih dahulu.

"Serbuk kayu yang dari pengrajin mebel tersebut dikirim teman saya dari Mojokerto kesini," ungkapnya.

Kedua, serbuk kayu diayak sampai halus. "Jadi serbuk kayu itukan masih kotor dan penuh paku dan printilan-printilan lainnya jadi harus ayak dulu dan dipilah," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved