Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

2 Pekan Gelar Operasi Yustisi, Jumlah Pelanggar Protokol Kesehatan Kota Blitar Turun

Jumlah pelanggaran dalam Operasi Yustisi Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 di Kota Blitar terus menurun

Penulis: Samsul Hadi | Editor: isy
samsul hadi/suryamalang.com
Satgas Covid-19 melakukan Operasi Yustisi di Pasan Pon, Kota Blitar, Jumat (2/10/2020). 

SURYAMALANG.COM | BLITAR - Jumlah pelanggaran dalam Operasi Yustisi Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 di Kota Blitar terus menurun. Sekarang hanya rata-rata di bawah 10 pelanggar.

Seperti dalam Operasi Yustisi yang digelar Satgas Covid-19 di Pasar Pon dan Pasar Templek, Kota Blitar, Jumat (2/10/2020), Satgas hanya memberikan tindakan teguran kepada delapan orang pelanggar protokol kesehatan. Jumlah pelanggar itu menurun drastis jika dibandingkan ketika awal-awal pelaksanaan Operasi Yustisi yang menindak di atas 20 orang pelanggar sekali menggelar Operasi Yustisi.

Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar, Hadi Maskun, mengatakan menurunnya jumlah pelanggar di Operasi Yustisi menandakan masyarakat mulai patuh menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. Khususnya protokol kesehatan memakai masker saat berada di luar rumah.

"Operasi Yustisi yang kami gelar selama dua pekan ini berdampak pada kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan terutama wajib memakai masker. Sekarang masyarakat disiplin pakai masker," kata Hadi.

Dikatakannya, sekarang, Satgas sudah kesulitan menemukan pelanggaran saat menggelar Operasi Yustisi di jalan raya, pasar, maupun tempat usaha.

Rata-rata, masyarakat sudah disiplin memakai masker.

"Pelanggaran paling banyak soal pemakaian masker. Tapi, sekarang, kami menggelar operasi satu jam di jalan, paling hanya dapat enam sampai delapan orang tidak pakai masker. Pengendara roda empat juga sudah disiplin pakai masker," ujarnya.

Tapi, kata Hadi, tetap masih ada pelanggaran yang dilakukan pengelola tempat usaha.

Pelanggaran yang dilakukan pengelola tempat usaha rata-rata soal penerapan jaga jarak.

"Masih ada pengelola tempat usaha yang bandel tidak menerapkan jaga jarak. Kami terus menggencarkan operasi tiap siang dan malam, baik di jalan raya, tempat keramaian, dan tempat usaha," katanya.

Menurutnya, gencarnya Operasi Yustisi juga berdampak pada jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Blitar.

Beberapa hari terakhir ini tidak ada penambahan kasus baru positif Covid-19 di Kota Blitar.

"Menurunnya jumlah pelanggar dalam Operasi Yustisi ternyata juga ada korelasinya dengan jumlah kasus Covid-19 di Kota Blitar. Beberapa hari ini tidak ada penambahan kasus baru Covid-19 di Kota Blitar," katanya.

Seperti diketahui, jumlah komulatif kasus Covid-19 di Kota Blitar saat ini sebanyak 165 orang.

Rinciannya, 156 orang sembuh, delapan orang meninggal dunia, dan satu orang dalam perawatan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved