Breaking News:

Cara Cepat Cari Pesan Lama di WhatsApp Berlaku Untuk Foto, Video & GIF, Fitur Baru Wajib Coba

Berikut cara cepat cari pesan lama di WhatsApp, berlaku untuk foto, video dan GIF, fitur baru WhatsApp wajib coba

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Suryamalang.com/kolase KOMPAS.com/Bill Clinten/NET via TribunJogja.com
Ilustrasi chatting WhatsApp dan pencarian riwayat kiriman pesan 

Selain Sisca, notifikasi serupa juga diterima oleh sejumlah warganet Twitter.

Salah satunya adalah @batgurl__ yang mengaku bahwa akun WhatsApp di ponselnya keluar secara tiba-tiba.

Ia lantas terpaksa harus memasukkan kode verifikasi nomor ponsel.

Sementara itu, akun @Rohmanstwn mengaku bingung karena ia tidak bisa mengakses WhatsApp miliknya lagi.

Sebab, ia menerima notifikasi tadi dan tidak tahu apakah harus mengeklik tombol " Verifikasi" atau "Oke".

'Bantu info dong. Kalo tiba2 wa muncul notif kek gini harus apa ya? Katanya kalo ikut verivikasi bakalan kena bajak nmr nya?. Sekarang whatsapp gabisa diakses' tulis akun @Rohmanstwn (10/5/2020)

Lantas, mengapa notifikasi ini muncul? Apa yang harus dilakukan ketika Anda mendapatkan notifikasi ini?

- Jangan klik "OK"

Menurut pakar keamanan siber dari Vaksin.com, Alfons Tanujaya, jendela ini sebenarnya hanya akan muncul ketika pengguna lain telah berhasil masuk ke sebuah akun WhatsApp.

"Ini bukan tanda WhatsApp akan dibajak, tapi sudah dibajak," kata Alfons ketika dihubungi KompasTekno via WhatsApp, Rabu (13/5/2020).

Menurut Alfons, ketika pengguna mendapatkan notifikasi tersebut, maka mereka harus mengeklik tombol "Verifikasi" untuk mengambil alih akunnya masing-masing.

"Jangan klik 'OK', tapi klik 'Verifikasi'," tambah Alfons.

Cara verifikasi akun Whatsapp yang masuk di perangkat lain
Cara verifikasi akun Whatsapp yang masuk di perangkat lain (KOMPAS.com/Bill Clinten)

Ketika memilih tombol "Verifikasi", maka pengguna sejatinya harus melakukan verifikasi ulang akun WhatsApp, dengan enam digit kode yang dikirimkan ke nomor ponsel.

Kode verifikasi bisa dikirimkan melalui SMS atau telepon.

Nah, sebaliknya, jika pengguna menekan "OK", Alfons mengatakan bahwa pengguna seakan menyetujui bahwa akun mereka memang masuk di perangkat lain.

Artinya, pengguna menjadi korban pembajakan jika mereka sendiri tidak mencoba untuk masuk atau mengganti nomor WhatsApp.

Akun tersebut lantas bisa disalahgunakan untuk beragam kepentingan.

"Kalau WhatsApp sudah dibajak memang bisa disalahgunakan," ujar Alfons.

Menurut Alfons, pembajakan di WhatsApp sendiri bervariasi, bentuknya bisa berupa kegiatan merusak nama baik, mengganggu di grup WhatsApp, menyebarkan fitnah, meminjam uang tanpa sepengetahuan, dan lain sebagainya.

Meski demikian, Alfons memastikan bahwa akun WhatsApp tidak bisa dipakai untuk verifikasi pinjaman online.

Sebab, platform semacam itu mengharuskan pengguna untuk menyertakan dokumen lain, seperti KTP, KK, dan lain sebagainya. Kecuali, dokumen-dokumen itu juga ikut dicuri informasinya.

- Aktifkan fitur two-step verification

Untuk mencegah hal-hal seperti itu terjadi, Alfons menyearankan pengguna bisa mengaktifkan fitur keamanan tambahan "Two-step verification" pada akun WhatsApp mereka.

Fitur ini bisa diaktifkan dengan mengunjungi menu pengaturan WhatsApp> Account > Two-step verification.

Kemudian, klik tombol "Enable" dan masukkan enam digit PIN yang mudah diingat.

Cara mengaktifkan fitur Two-step verification di Whatsapp
Cara mengaktifkan fitur Two-step verification di Whatsapp (KOMPAS.com/Bill Clinten)

Pengguna juga bisa memasukkan e-mail masing-masing untuk mempermudah ketika suatu saat mereka lupa nomor PIN.

Setelah diaktifkan, maka Anda harus memasukkan nomor PIN yang telah diatur tadi ketika mencoba masuk ke akun WhatsApp di ponsel lain.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved