Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Uang Palsu Dipakai Transaksi Bisnis Tokek di Mojokerto, Juga Ada Modus Klenik Penggandaan Uang

Modus pelaku yakni membelanjakan uang palsu untuk membayar bisnis miliknya yang berkecimpung dalam usaha penakaran hewan Tokek.

SURYAMALANG.COM/Mohammad Romadoni
Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Rahmawati Laila membeberkan hasil barang bukti kasus kejahatan Upal Senin (12/10/2020) 

Penulis :Mohammad Romadoni, Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Pelaku pengedar uang  Uang Palsu (Upal) yang sudah beraksi di wilayah Kota/ Kabupaten Mojokerto dengan modus transaksi bisnis tokek berhasil diringkus anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota . 

Hasil ungkap kasus menonjol tersebut diperoleh barang bukti dari tangan pelaku yaitu Upal nominal Rp 100 ribu dan total jumlahnya mencapai Rp 18,2 juta.

Pelaku bernama Musrilan (51) warga Dusun Bakalan, Desa Mojodadi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Dia mengedarkan Upal dengan kualitas 1:2 sehingga publik cukup sulit membedakannya lantaran nyaris menyerupai uang asli.

Modus pelaku yakni membelanjakan uang palsu untuk membayar bisnis miliknya yang berkecimpung dalam usaha penakaran hewan Tokek.

Korban adalah pengusaha Tokek bernama M Qomari (44) warga Desa Mojopilang, Kecamatan Kemlagi Mojokerto.

Dia baru sadar bahwa uang yang ia terima dari pelaku ternyata uang palsu ketika membeli bensin di SPBU.

Petugas SPBU komplain lantaran korban membeli Pertalite memakai uang palsu.

Korban geram dan merasa kesal merasa sudah ditipu mentah-mentah oleh pelaku akhirnya dia melaporkan kasus ini ke Polres Mojokerto Kota.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved