Breaking News:

Nasional

Siswi SMA Diperkosa di Kebun pada 4 Tahun Lalu, Kasusnya Mangkrak, Korban Gugat Kapolri dan Kapolres

Korban pemerkosaan siswi SMA di Kabupaten Sikka menggugat Kapolri dan Kapolres Sikka ke Pengadilan Negeri Maumere

IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM - Korban pemerkosaan siswi SMA di Kabupaten Sikka menggugat Kapolri dan Kapolres Sikka ke Pengadilan Negeri Maumere.

Cewek SMA berinisial EDJ ini dalam proses gugatannya dibantu 13 advokat.

Adapun gugatan telah dimasukkan ke Pengadilan Negeri Maumere dengan nomor register : 134/Sk/PDT/9/2020/PN.Mme, Senin (21/9/2020).

Keluarga EDJ melalui 13 kuasa hukum yang tergabung dalam Tim Advokasi Hukum Kemanusiaan (TAHK) menggugat Kapolri dan Kapolres Sikka karena dinilai melakukan pembiaran dalam penanganan kasus pemerkosaan yang menimpa EDJ.

Baca juga: Pengusaha Distro di Lamongan Kecanduan Payudara, Belasan Model Terbujuk Siasat Licik untuk Ditiduri

Baca juga: Cewek-cewek Cantik Asal Cirebon Dibanderol Rp 150 Ribu di Warkop Gresik, Muncikari Berusia 19 Tahun

Ketua TAHK Yohanes Dominikus Tukan mengatakan, kasus itu telah dilaporkan pada 2016.

Namun, hingga kini kasus pemerkosaan terhadap cewek SMA tersebut tak jelas.

Selain itu, saat pelaporan dilakukan, polisi telah menahan terlapor berinisial JLW, tetapi dilepaskan polisi dan hingga kini JLW bebas berkeliaran.

"Dasar pertimbangan melakukan gugatan adalah kepolisian sempat menahan pelaku selama tiga minggu, tetapi kemudian dibebaskan," ungkap Yohanes dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (14/10/2020).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Wahyu Agha Septyan menjelaskan, pihaknya sudah menangani kasus pemerkosaan tersebut sejak dilaporkan.

Namun, terkendala petunjuk jaksa yang belum lengkap.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved