Breaking News:

Kata-kata Terakhir Bocah SD Sebelum Tewas di Tangan Pemerkosa Ibunya, Sempat Ucap Sakit dan Diam

Bocah yang baru saja merayakan ulang tahunnya ke 10 ini sempat ucap kata-kata terakhir sebelum tewas di tangan pemerkosa ibunya.

Istimewa via Serambinews
Bocah SD2 yang tewas saat ikut membantu melawan pemerkosa ibunya 

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko

SURYAMALANG.COM - Berikut kata-kata terakhir bocah SD sebelum terbunuh di tangan pemerkosa ibunya.

Tak menyangka anaknya harus tewas mengenaskan, Fadli Fajar ayah kandung bocah SD yang tewas terbunuh ceritakan detik-detik tewasnya sang anak.

bocah SD terbunuh demi selamatkan ibu ini baru saja merayakan ulang tahunnya ke 10.

Di hari terakhirnya bocah berusia 10 tahun ini sempat ucap kata-kata terakhir sebelum tewas.

Seperti diketahui bocah SD ini terbunuh setelah disabet parang oleh Samsul Bahri ketika tengah berusaha menolong ibunya yang diperkosa.

Rangga (kiri) bocah SD yang terbunuh dan pelaku Samsul Basri (kanan)
Rangga (kiri) bocah SD yang terbunuh dan pelaku Samsul Basri (kanan) (Suryamalang.com/kolase Serambinews.com)

Baca juga: Kenang Sosok Bocah SD yang Tewas di Tangan Pemerkosa Ibunya, Ini Curhat Ayah Kandung: Pandai Mengaji

Baca juga: Terpeleset, Pri 64 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Brantas, Kota Malang

Fadil masih tak menyangka, anak kebanggannya itu tewas dengan cara memilukan.

Ia pun menceritakan bagaimana detik-detik R tewas setelah ditebas oleh Samsul Bahri.

Melansir Serambinews.com: Rangga Disuruh Lari tapi Lawan Pemerkosa Ibunya hingga Ia Meninggal, Warganet: Pahlawan Cilik, R selama ini sebenarnya ikut tinggal dengan Fadil di Medan, Sumatera Utara.

Namun, belakangan R memilih ikut ibunya D (28) di Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur

Halaman
1234
Penulis: Ratih Fardiyah
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved