Breaking News:

Berita Gresik Hari Ini

Anggota KPK dan Penyidik Polda Jatim Gadungan Diringkus, Janjikan Dana Hibah Rp 350 juta untuk MI

Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Jatim dan kadang mengaku sebagai anggota KPK gadungan itu diketahui bernama Vicky Andreanto.

SURYAMALANG.COM/Willy Abraham
Tersangka Vicky Andreanto yang mengaku sebagai penyidik gadungan (kiri) bersama Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto (kanan) di Mapolres Gresik, Senin (19/10/2020). 

Tidak hanya itu, tersangka juga menunjukan sebuah koper berisi uang.

Ia menyebut uang tersebut milik sekolah MI lain yang sudah membayar pajak pencairan dana hibah.

"Korban percaya dan memberikan uang sebesar Rp 5,7 juta kepada tersangka," ucap Kapolres Gresik, Arief Fitrianto saat press release di Mapolres Gresik, Senin (19/10/2020).

Setelah mendapat uang dari korban, tersangka menjanjikan segera mencairkan dana hibah Rp 350 juta itu. Paling lambat pada 9 Oktober 2020.

"Setelah jatuh tempo tanggal 9 Oktober 2020 tersangka menghilang sudah tidak bisa dihubungi lagi karena merasa dirugikan kemudian korban mendatangi Polsek Cerme untuk melaporkan kejadian tersebut," tutupnya.

Pada 14 Juni 2020 tersangka juga menipu korban bernama Herdy Bramanta.

Tersangka kali ini berganti nama menjadi Mohammad Eliyas mengaku sebagai penyidik dan anggota KPK.

Lengkap dengan Pin KPK dan rompi KPK, tersangka mengaku akan menyewa rumah milik korban di Perum Citrasari Regency Blok C No 3 Jl Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme.

Dalam kesepakatannya, harga sewa sebesar Rp 25 juta per tahun. Untuk meyakinkan korban, tersangka menunjukan sebuah rekening buku tabungan berisi uang miliaran.

Korban pun akhirnya percaya. Dan menyetujui rumahnya dikontrak tersangka selama satu tahun.

Halaman
1234
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved