Berita Mojokerto Hari Ini

Polisi Cari Identitas dan Penyebab Kematian Mayat Pria yang Ditemukan di Hutan Kemlagi Mojokerto

Polsek Kemlagi Polres Mojokerto Kota menyelidiki kasus mayat pria tanpa busana yang ditemukan warga di tengah hutan jati

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: isy
SURYAMALANG.COM/M Romadhoni
Lokasi penemuan mayat pria tanpa busana di hutan jati KPH Desa Mojodowo, Mojokerto, 

SURYAMALANG.COM | MOJOKERTO - Polsek Kemlagi Polres Mojokerto Kota menyelidiki kasus mayat pria tanpa busana yang ditemukan warga di tengah hutan jati kawasan Gunung Butak wilayah KPH petak 26, Desa Desa Mojodowo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Pihak Kepolisian kini fokus menyelidiki penyebab kematian korban sekaligus mengungkapkan identitas jasad pria misterius tersebut.

"Tidak ada identitas dan dari ciri fisik jenazah diduga korban telah meninggal lebih dari tiga hari," ujar Kapolsek Kemlagi, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Supriadi di lokasi, Senin (19/10/2020).

Hasil Olah TKP, lanjut Supriadi, pihaknya menemukan bukti petunjuk berupa pakaian korban tertutup daun kering di bawah pohon jati sekitar 5 meter dari tempat ditemukannya jenazah tersebut. Dia mengatakan belum dapat memastikan penyebab kematian korban akibat diduga dibunuh atau tidak.

Baca juga: Ini Kronologi Penemuan Mayat Pria Tanpa Busana di Hutan Kemlagi Mojokerto

"Kami temukan pakaian lengan panjang warna biru, celana dalam dan dua botol air mineral diduga milik korban. Ada cincin pada jari tengah di tangan kiri korban. Penyebab korban meninggal belum dapat disimpulkan menunggu penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Menurut dia, pihaknya memperoleh informasi dari personel Polri di Polsek Ngusikab adanya penemuan mayat pria tanpa identitas tanpa mengenakan busana di tengah hutan jati, Desa Mojodowo, Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto.

Setelah itu, anggota Bhabinkamtibmas bersama Kanit Reskrim Polsek Kemlagi menuju ke lokasi kejadian dan memasang garis Police Line di tempat penemuan mayat tersebut.

"Ditemukan mayat laki-laki tanpa busana yang kondisnya terlentang di lubang seperti kubangan dalam hutan Kemlagi," terangnya.

Dia bersama tim Inafis Polres Mojokerto Kota melakukan identifikasi terhadap jasad korban sekaligus olah TKP di lokasi kejadian.

Pihaknya, juga menggunakan alat Mambis (Mobile Automated Multi- Biometric Identification System) yang terintegrasi dengan data e-KTP untuk mencari identitas korban.

"Tanda kekerasan nanti ya lantaran masih menunggu hasil identifikasi kalau melihat lokasinya berada di tengah hutan sepertinya sangat minim namun masih dalam penyelidikan diperkirakan korban berjenggot berusia lebih 50 tahun," pungkasnya.

Jenazah korban dievakuasi oleh petugas dari relawan masyarakat bersama Kepolisian.

"Jasad korban sudah dievakuasi di kamar mayat di RSUD R.A Basoeni Gedeg," tandasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved