Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Sebulan Operasi Yustisi di Kota Malang Jaring 469 Pelanggar

Operasi yustisi yang telah dilakukan oleh Forkopimda Kota Malang sejak pertengahan September 2020 kemarin telah menemui 469 pelanggar

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: isy
TribunJatim/Kukuh Kurniawan
Kepala Satpol PP Kota Malang, Priyadi. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Operasi yustisi yang telah dilakukan oleh Forkopimda Kota Malang sejak pertengahan September 2020 kemarin telah menemui 469 pelanggar. Para pelanggar tersebut kebanyakan kedapatan tidak memakai masker saat melakukan aktivitas di jalan.

Kepala Satpol PP Kota Malang, Priyadi mengatakan, bahwa para pelanggar yang kerap ditemui petugas rata-rata di atas usia 17 tahun ke atas. Namun tidak sedikit pula yang berusia di bawah 17 tahun ke atas.

"Pelaksanaan operasi yustisi kami gelar sebulan tiga kali. Sementara bentuk penindakannya mulai dari sidang di tempat, sanksi sosial dan sidang tipiring," ucapnya, Selasa (20/10).

Priyadi mengatakan, untuk sanksi sosial para pelanggar bakal dikenai sanksi berupa menyanyikan lagu Indonesia, menghapal Pancasila maupun menyapu di jalan.

Sedangkan untuk sanksi tipiring dikenai sanksi senilai maksimal Rp 100 Ribu.

"Jadi jenisnya bervariasi ya. Bahkan kemarin ada tukang becak yang kedapatan tidak memakai masker. Kemudian dia mendapatkan sanksi Rp 10 Ribu. Jadi untuk besar nominalnya bergantung jaksa ya. Karena kan maksimalnya Rp 100 Ribu," ucapnya.

Meski demikian, Priyadi belum menjelaskan berapa total denda yang telah diperoleh dari hasil operasi yustisi tersebut.

Priyadi hanya mengatakan, bahwa warga Kota Malang saat ini mulai banyak yang sadar dan tertib untuk mengenakan masker saat melakukan aktivitas di jalan.

Oleh karenanya, pihaknya berharap dari hari ke hari nanti, jumlah pelanggar mengalami penurunan dari waktu ke waktu.

"Sekali lagi, kami tidak ada target dalam operasi yustisi ini. Yang penting kami bisa menyadarkan masyarakat. Karena sanksi yang kami berikan agar mereka jera," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved