Berita Lumajang Hari Ini

Kisah Abon Ikan Segar Higienis (ISIS) Khas Lumajang Masuk Eropa

Abon Ikan Segar Higienis (ISIS) khas Lumajang tetap menjadi buruan di tengah pandemi Covid-19.

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Tony
Pembuatan Abon Ikan Segar Higienis (ISIS) khas Lumajang 

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Abon Ikan Segar Higienis (ISIS) khas Lumajang tetap menjadi buruan di tengah pandemi Covid-19.

"Pemesanan di marketplace tambah banyak. Mungkin orang jarang keluar rumah sehingga beli apa-apa lewat online," kata Kausatril Barida (42) owner Abon ISIS kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (20/10/2020).

Barida juga sempat ragu mempertahankan bisnis di masa pagebluk.

Pasalnya, ada perubahan perilaku konsumen akibat virus corona.

"Saya dipercaya menyuplai abon tuna ke satu restoran jepang di Indonesia sejak tiga tahun lalu. Biasanya orderan banyak. Tapi karena ada pandemi, permintaan berkurang," ucapnya.

Barida memulai bisnis abon pada tahun 2014.

Awalnya Barida mengolah ikan lele menjadi abon hanya untuk dikonsumsi keluarga.

"Awalnya keponakan saya tingga di rumah saya. Dia maunya makan ikan setiap hari. Kalau setiap hari masak ikan, kan bangkrut. Akhirnya saya kepikiran membuat abon," imbuhnya.

Lambat laun racikan abon lele buatannya digemari teman kerjanya.

Akhirnya ada beberapa teman yang menyarankan agar Barida memproduksi abon ikan untuk dijual.

"Lalu saya iseng bawa abon ke kantor. Ternyata banyak yang suka. Lalu saya kepikiran untuk membuat porsi yang lebih banya untuk dijual," ungkapnya.

Sekarang produknya sering dikirim ke Belanda, Perancis, Belgia, dan Swiss.

"Saya pernah tinggal di Belanda. Suatu waktu ada teman berkunjung ke rumah, dan membawa abon ke sana (Belanda)."

"Ternyata banyak orang luar negeri yang pesan," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved