Cara Ubah Tampilan Instagram Dark Mode dan 3 Fitur di Instgram, Video Chat di DM & Topik Explore
Cara ubah tampilan Instagram Dark Mode dan 3 fitur lainnya di Instagram. Ada Video Chat di DM, Kamera Instagram Story Mirip Snapchat, & Topik Explore
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Inilah cara ubah tampilan Instagram Dark Mode dan tiga fitur lainnya di Instagram.
Instagram memiliki beberapa fitur yang dapat anda coba di ponsel Android dan iPhone anda.
Fitur tersebut ialah dark mode, Video Chat di DM, Kamera Instagram Story Mirip Snapchat, dan Topik Khusus di Explore.
Agar lebih jelas, langsung saja simak ulasan 4 fitur instagram termasuk dark mode berikut.
1. Dark Mode

Baca juga: Cara Mengubah Warna Background di Instagram Story Agar Sesuai Keinginan, Ikuti Tutorial Mudah Ini
Baca juga: Cara Membuat Filter Instagram Story di HP, Download Aplikasi & Ikuti Langkahnya, Percantik Postingan
Mode gelap alias dark mode menjadi salah satu fitur terbaru di Instagram yang jadi perbincangan publik belakangan ini.
Dark mode merupakan tampilan virtual serba gelap yang menjadi tren baru aplikasi ponsel beakangan ini.
FItur dark mode bisa membuat mata nyaman hingga menghemat baterai saat membuka aplikasi Instagram.
Dilansir dari laman gadgets.ndtv berikut cara mudah mengaktifkan dark mode di ponsel IPhone dan Android.
1. Perbarui Aplikasi Instagram Versi 114.0 di perangkat iOS maupun Android kamu.
2. Perbarui Android dan iOS. Perangkat harus menjalankan iOS versi 13 atau Android 10 atau 9 untuk bisa memanfaatkan fitur baru dari Instagram ini.
3. Nyalakan Dark Mode pada Android atau iOS
- Cara Menyalakan Dark Mode Instagram di Android:
Aktifkan mode gelap di perangkat Androidmu dengan cara buka Pengaturan > "Display" > Aktifkan tombol "Night Mode" atau "Mode Malam".
- Cara mengaktifkan dark mode Instagram di iOS:
Klik menu "Display & Brightness" : pilih opsi "Dark'.
2. Video Chat di DM

Kamu juga bisa melakukan video chat di DP (Dirrect Message) secara real time dan personal.
Dilansir dari laman Kompas.com, fitur ini terdapat pada Instagram versi terbaru yang bisa kamu perbarui di App Store maupun Google Play Store.
Caranya sangat mudah, yaitu:
Buka Direct atau ikon di pojok kanan atas yang bergambar pesawat terbang kertas.
Pilih salah satu teman atau grup yang beranggotakan maksilam tiga orang untuk melakukan panggilan video.
Klik ikon kamera di pojok kanan atas, dan tunggu hingga penerima memberi jawaban.
Tak hanya itu, kamu juga bisa melakukan video call sambil tetap berselancar di Instagram.
3. Kamera Instagram Story Mirip Snapchat
Baca juga: 3 Fitur WhatsApp Agar Cepat Move On Dari Mantan Pacar, Obat Patah Hati Dijamin Ampuh
Baca juga: Cara Aktifkan Mute Notifikasi Chat WhatsApp Selamanya, Kini Tak Perlu Khawatir Pesan Spam dari Grup
Fitur teranya Instagram yang lain adalah kamera Instastory yang memberi efek visual mirip snapchat.
Meski sekilas mirip snapchat, tetapi hanya penempatan filter wajah yang paling mirip dengan pesaingnya itu.
Filter wajah kini berpindah tepat di sebelah kanan tombol shutter. Dengan demikian, pengguna akan lebih mudah mencari filter wajah yang disukai.
Sebelumnya, fitur ini berada di pojok kanan, setelah ikon "Switch camera". Ikon tersebut kini kini berada di bagian bawah layar berjajar dengan mode "Live", "Normal", "Boomerang", "Superzoom", dan "Hands-free".
Tampilan kamera Instagram Story ini juga sudah digunakan banyak orang seperti yang terlihat pada unggahan Twitter berikut ini.
4. Topik Khusus di Explore

Tak hanya tiga fitur di atas, ada fitur menarik lainnya di Instagram yaitu topik khusus di explore.
Fitur ini diluncurkan untuk mempermudah pengguna menemukan hal-hal yang sesuai dengan minat mereka.
Bagaimana, fitur terbaru di Instagram sangat menarik bukan? Selamat mencoba.
Fitur Instagram yang bisa Dimanfaatkan Berbisnis
Selain 4 fitur terbaru di atas, ada juga beberapa fitur di instagram yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk tujuan bisnis.
Berdasarkan riset yang dilakukan Instagram dan firma konsultan bisnis IPSOS, 52 persen UKM Indonesia memilih Instagram sebagai medium promosi untuk mengarahkan pelanggan ke situs web mereka.
Data itu dihimpun dari 3.000 pengguna Instagram dan 500 UMKM dari seluruh Indonesia.
Hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa 81 persen pengguna Instagram di Indonesia menggunakan Instagram untuk mencari informasi ketika tertarik pada sebuah produk atau merek.
Apalagi, Indonesia menjadi satu dari lima negara yang memikiki jumlah pengguna Instagram bisnis terbesar di dunia.
Hal itu cukup menjadi modal bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk mengekspansi bisnis mereka.
Menurut Ferdy Nandes, Head of Emerging Business & SMBs, Facebook & Instagram South-East Asia, setidaknya ada enam fitur Instagram yang bisa dimaksimlakan pelaku UMKM untuk memaksimalkan bisnisnya.
"Kita memiliki beberapa fitur di Instagram bisnis dan semuanya tidak berbayar", jelasnya ketika ditemui KompasTekno selepas pembukaan #InstaMarket 2018 di kawasan GBK, Jakarta.
Berikut beberapa fitur instagram yang bisa dimanfaatkan untuk bisnis:
1. Insight
Fitur "audience insight" akan memberikan masukan bagi pengguna Instagram bisnis untuk menganalisis siapa saja yang masuk ke profil bisnisnya.
Seperti informasi demografi, usia, serta minat konsumen terhadap bisnisnya.
Ini akan membantu para pelaku UKM untuk mengetahui preferensi konsumen.
"Konsumen bisnis saya ini ternyata banyak digandrungi oleh orang yang usianya 18-23 tahun, tinggalnya di Jabodetabek," jelas Ferdy memberikan contoh.
Data tersebut bisa menjadi patokan para pelaku bisnis untuk membuat konten yang disesuaikan dengan target pasar mereka.
2. Auto Reply
Menurut Ferdy, tipe konsumen Indonesia memiliki ciri khas yang unik dalam komunikasi yang disebut "social-commerce".
Konsumen sangat menggandrungi chatting dengan menanyakan berbagai macam informasi, termasuk yang telah tertera.
Dari survey Instagram dan IPSOS, 82 persen responden dari UMKM mengaku menerima pesan langsung (DM) dari pelanggannya setiap hari.
Untuk tetap bisa mengontrol komunikasi dengan pelanggan, Instagram bisnis memiliki fitur "auto-reply" atau balasan cepat.
Fungsi fitur ini mirip dengan frequently ask question (FAQ).
Pengguna bisa menemukannya di menu "Setting" > "Pengaturan Bisnis" > "Balasan Cepat".
Kemudian, tulis balasan yang bersifat baku untuk mempecepat respons ke konsumen.
Setelah tersemat, pengguna bisa memilih ikon pesan yang berjajar dengan ikon GIF, foto, dan hati.
3. Filter Inbox
Fitur ini bisa memudahkan pengguna untuk menyaring pesan yang masuk.
Pengguna bisa menandai beberapa pesan masuk untuk menentukan mana yang harus ditinjau ulang dan mana yang sekadar lewat melihat-lihat.
Filter juga bisa menyaring pesan mana saja yang belum sempat dibaca untuk menjaga "engagement" antara pebisnis dan pelanggannya.
4. Stories
Fitur satu ini bisa menjadi alat promosi cukup menarik.
Menurut Instagram, setiap harinya ada 400 juta Instagram Stories yang bersliweran.
Indonesia disebut menjadi negara dengan jumlah kreator Instagram Stories terbanyak di dunia.
Secara global, 52 persen pengguna Instagram mengaku lebih tertarik terhadap sebuah brand atau bisnis setelah melihat konten di Stories.
Pelaku UMKM bisa membuat konten berformat vertikal semenarik mungkin dan memanfaatkan data yang telah dianalisis melalui fitur Insight.
Kreator bisa memanfaatkan beragam fitur interaktif seperti Poll Stickers dan Ask Me Quations untuk membangun percakapan dengan pelanggan.
5. Siaran Langsung (Live)
Selain Instagram Stories, fitur siaran langsung (live) juga menarik perhatian calon pembeli.
Instagram mengklaim bisnis yang melakukan siaran langsung mendapat "like" 1,5 kali lebih banyak dibanding akun yang belum pernah melakukan Live sama sekali.
Konten siaran langsung bisa beragam.
Menurut Mike Bronfin, Product Marketing Manager, Instagram Business Platform, cerita di balik layar cukup banyak menarik perhatian pelanggan.
Seperti misalnya cerita di balik pembuatan menu makanan atau batik.
6. Tagar
Salah satu fakta menarik adalah, dua dari tiga kunjungan profil Instagram Bisnis berasal dari non-followers.
Mereka memanfaatkan tagar atau hashtag untuk mencari produk atau jasa yang diincarnya.
Tagar bermanfaat untuk mencari calon pelanggan dan inspirasi produk atau berkolaborasi dengan kreator lain.
Pelaku bisnis sebisa mungkin membuat tagar yang unik dan sesuai dengan karakter bisnisnya.
Kendati efektif, Ferdy menyarankan untuk membuat satu tagar saja yang unik dan mudah diingat.
"Ada bisnis yang sukses ketika mereka menggunakan tagar untuk edukasi," tandas Ferdy.
Kecenderungan pebisnis di Instagram justru menyematkan banyak tagar seperti menebar jaring, dengan harapan bisa menggaet pasar lebih luas.
"Jadi fokus gunakan satu tagar. Kadang orang menggunakan tagar untuk sekadar iseng saja. Makanya untuk InstaMarket kita hanya menggunakan satu tagar," pungkasnya.
Baca juga: Trik Membaca WhatsApp Tanpa Ketahuan Lagi Online, Cara Lain Selain Mematikan Centang Biru
Baca juga: Grup WhatsApp Siswa SD Geger, Guru Kirim Video Mesum & Tak Tahu Cara Hapus, Orangtua Murid Geram