Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Dishub Kota Malang Terapkan BLU-e, Tinggal Scan QR Code Untuk Lihat Status Lulus Uji KIR Kendaraan

Kendaraan yang menerapkan BLU-e akan mendapatkan stiker barcode. Dan stiker tersebut biasanya ditempelkan di bagian kendaraan yang mudah terlihat.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
TribunJatim/Kukuh Kurniawan
Seorang penumpang di Terminal Arjosari saat mengecek uji KIR bus dengan memakai fitur barcode BLU-e, Selasa (27/10/2020). 

Penulis : Kukuh Kurniawan , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang telah menerapkan BLU-e (Bukti Lulus Uji Elektronik) untuk uji KIR bagi kendaraan angkutan umum dan barang.

Dengan adanya BLU-e, diharapkan dapat meminimalisasi praktik pemalsuan identitas kendaraan maupun hasil uji berkala yang kerap dilakukan pada kendaraan angkutan umum dan barang.

Penerapan BLU-e di kota Malang ini sudah dimulai sejak bulan September 2020,

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang, Handi Priyanto mengatakan dengan adanya BLU-e, masyarakat bisa mengetahui secara langsung apakah kendaraan tersebut telah lulus uji KIR atau tidak.

"Kalau dulu untuk mengetahui kendaraan lulus uji KIR atau tidak, harus melihat dulu buku uji KIR. Dan saat itu hanya petugas saja yang bisa melihat buku uji KIR tersebut. Namun saat ini dengan adanya BLU-e, masyarakat bisa mengetahui secara langsung apakah kendaraan telah lulus uji KIR atau tidak," ujar Handi kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Selasa (27/10/2020).

Ia menjelaskan kendaraan yang menerapkan BLU-e akan mendapatkan stiker barcode. Dan stiker tersebut biasanya ditempelkan di bagian kendaraan yang mudah terlihat.

"Seperti yang terlihat di kendaraan bus yang ada di Terminal Arjosari ini. Di mana bus yang menerapkan BLU-e, tertempel stiker barcode. Biasaya stiker barcode nya terpasang di kaca bus depan sebelah kiri," terangnya.

Bila ada masyarakat yang ingin tahu apakah bus yang dinaikinya layak jalan atau tidak, masyarakat tinggal scan barcode memakai HP, setelah itu akan muncul sebuah link di HP.

"Masyarakat tinggal klik link, maka akan langsung muncul semua riwayat dan data uji KIR bus tersebut. Dan di riwayat uji KIR, masyarakat bisa tahu apakah bus yang akan dinaikinya layak jalan atau tidak. Dan penerapan BLU-e ini tidak hanya bagi kendaraan umum penumpang saja, melainkan juga angkutan barang," jujurnya.

Dirinya mengungkapkan penerapan BLU-e tersebut akan dilakukan secara bertahap.

"Di Kota Malang, penerapannya sudah kami lakukan bagi kendaraan yang melaksanakan uji KIR di bulan September 2020. Rencananya akan kami lakukan secara bertahap bagi seluruh kendaraan umum penumpang maupun barang. Sehingga dengan penerapan BLU-e nantinya sudah tidak ada lagi buku uji KIR lagi," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved