Nasib Sri Wahyumi Bupati Tercantik Indonesia Kini, Dipenjara dan Koleksi Barang Mewah Dilelang KPK

Sri Wahyumi Bupati Talaud Sulewesi Utara pernah disebut sebagai Bupati tercantik Indonesia, namun nasib malang terjadi dalam karier politiknya.

Penulis: Frida Anjani | Editor: eko darmoko
Tribunnews
Sri Wahyumi, Bupati Tercantik Indonesia 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko

SURYAMALANG.COM - Beginilah nasib Sri Wahyumi Bupati tercantik Indonesia kini setelah terseret kasus korupsi

Sri Wahyumi, Bupati Talaud Sulewesi Utara pernah disebut sebagai Bupati tercantik Indonesia, namun nasib malang terjadi dalam kariernya di dunia politik

Ia terjerat kasus korupsi hingga harus diperiksa KPK hingga semua barang mewah miliknya disita KPK dan kini dilelang

Bupati Talaud nonaktif Sri Wahyumi Maria Manalip dijebloskan ke Lapas Anak Wanita Tangerang, Banten.

Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang langsung menjebloskan Sri Wahyumi Maria Manalip ke penjara.

Nasib Sri Wahyumi Bupati Tercantik Indonesia Kini, Dipenjara dan Koleksi Barang Mewah Dilelang KPK
Nasib Sri Wahyumi Bupati Tercantik Indonesia Kini, Dipenjara dan Koleksi Barang Mewah Dilelang KPK (Tribunnews)

Diketahui kini, Sri Wahyumi Maria Manalip di penjara selama dua tahun dikurangi selama bereda dalam tahanan.

“Hari ini Jaksa Eksekusi KPK Leo Sukoto Manalu telah melaksanakan putusan Peninjauan Kembali No.270PK/Pid.Sus/2020 tanggal 25 Agustus 2020 atas nama terpidana Sri Wahyumi Maria Manalip ,” kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (26/10/2020) dikutip dari Kompas.com.

Ali mengatakan,  Sri Wahyumi Maria Manalip juga telah melunasi pembayaran denda sebesar Rp200 juta dan telah disetorkan ke kas negara sebagai bagian aset recovery pada Jumat (2/10/2020).

Diberitakan sebelumnya, hukuman Sri disunat dari 4 tahun dan 6 bulan penjara menjadi 2 tahun penjara setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan peninjauan kembali (PK) yang diajukan Sri.

KPK pun kecewa terhadap putusan MA tersebut.

Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro sebelumnya mengatakan, MA menyatakan Sri Wahyumi melanggar Pasal 12 huruf a UU Tipikor dan menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara serta denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan.

"Kabul permohonan PK Pemohon, batal putusan judex facti kemudian MA mengadili kembali: menyatakan Pemohon PK terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf a UUPTPK," kata Andi Samsan.

Adapun sebelumnya, Sri Wahyumi divonis 4 tahun dan 6 bulan penjara serta denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan oleh majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (9/11/2019).

Nasib Sri Wahyumi Bupati Tercantik Indonesia Kini, Dipenjara dan Koleksi Barang Mewah Dilelang KPK
Nasib Sri Wahyumi Bupati Tercantik Indonesia Kini, Dipenjara dan Koleksi Barang Mewah Dilelang KPK (Tribunnews)
Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved