Breaking News:

Travelling

Song Pedang, Hunian Prasejarah di Gunungkidul, Konon Banyak Pertapa Ingin Dapat Pedang Emas

Song Pedang merupakan nama yang biasa digunakan warga untuk menyebutkan cerukan di perbukitan karst

KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Song Pedang di Kapanewon Panggang, Gunungkidul. 

Lancipan tulang yang ditemukan diduga berasal dari tulang spesies Macaca sp. atau primata sejenis monyet.

Dari situs https://arkeologijawa.kemdikbud.go.id disebutkan, selain itu sisa-sisa kerang hijau (Perna viridis) mendominasi di antara jenis kerang laut lainnya yang bisa ditemukan di Song Pedang.

"Penelitian akan dilanjutkan pada tahun depan untuk mengetahui kehidupan wilayah barat. Song Pedang berpotensi. Harapannya, ada penelitian pada tahun depan," ucap Rizka.

Warga Padukuhan Karang, Priyadi mengatakan, di daerahnya banyak ditemukan song atau tebing kapur, karena wilayah perbukitan.

Namun, baru Song Pedang yang ditemukan benda purbakala.

Nama Song Pedang sendiri diberikan lantaran konon tempat itu dijadikan orang untuk bertapa demi mendapatkan pedang emas, tapi tidak pernah ditemukan.

Selebihnya, tempat ini jadi persinggahan bagi mereka yang berlindung dari perang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Song Pedang, Situs Hunian Zaman Prasejarah di Gunungkidul", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2020/10/27/18015051/song-pedang-situs-hunian-zaman-prasejarah-di-gunungkidul?page=all#page2

Editor: Zainuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved