Breaking News:

Kronologi Pembegalan Taksi Online di Solo, Pelaku Masih Berumur 19 Tahun

Pria berinisial G (19) gagal membegal sopir taksi online di Kecamatan Banjarsari, Kota Solo

SURYAMALANG.COM/kolase Youtube/Frasindo
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - Pria berinisial G (19) gagal membegal sopir taksi online di Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.

Pria asal Kabupaten Ogan Komering Ulu, Palembang ini membegal karena uang sakunya menipis, dan orang tuanya belum mengirim uang.

"Dia lulus dari SMK swasta," kata AKP Rikha Zulkarnaen, Kapolsek Banjarsari dikutip dari Tribun Jateng, Rabu (28/10/2020).

Dalam pembegalan ini, pelaku memesan taksi online di Palang Joglo dengan tujuan ke Kadipiro.

Setibanya di Kadipiro, ternyata lokasi tersebut ramai orang.

Kemudian pelaku mengarahkan sopir taksi online berinisial HS ke lokasi yang sepi.

Setelah dirasa aman, pelaku memukul HS menggunakan batu yang telah disiapkan sebelumnya.

Beruntung HS dapat menghindar dari pukulan tersebut.

Melihat korban melawan, pelaku melilit korban menggunakan sabuk pengaman.

"Saat kendaraan berhenti, korban teriak sehingga warga mendatangi mobil itu," jelasnya.

Warga langsung menarik pelaku keluar mobil, dan menghajarnya.

"Korban mengalami luka ringan dan menjalani rawat jalan," kata dia.

Polisi menyita barang bukti satu batu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Uang Kiriman Orangtua Menipis, Lulusan SMK Ini Malah Begal Sopir Taksi "Online"", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2020/10/28/23221421/uang-kiriman-orangtua-menipis-lulusan-smk-ini-malah-begal-sopir-taksi-online?page=all#page2

Editor: Zainuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved