Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

Kuota Siswa SMA/SMK Peserta Belajar Tatap Muka Kota Blitar Ditambah Jadi 50 Persen

Sebagian SMA di Kota Blitar mulai menambah jumlah kehadiran siswa peserta kegiatan belajar tatap muka

Penulis: Samsul Hadi | Editor: isy
samsul hadi/suryamalang.com
Sejumlah siswa mengikuti uji coba belajar tatap muka di SMAN 1 Kota Blitar, Selasa (18/8/2020). 

SURYAMALANG.COM | BLITAR - Sebagian SMA di Kota Blitar mulai menambah jumlah kehadiran siswa peserta kegiatan belajar tatap muka. Dari yang sebelumnya 25 persen, kini menjadi 50 persen.

Penambahan jumlah kehadiran siswa dilakukan setelah Kota Blitar masuk zona kuning penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakukan SMAN 1 Kota Blitar, yang sudah menambah kehadiran siswa peserta kegiatan belajar tatap muka menjadi 50 persen.

Tetapi, untuk menghindari kerumuman, sekolah membagi dua sesi dalam kegiatan belajar tatap muka.

"Jumlah kehadiran siswa peserta belajar tatap muka di SMAN 1 kami tambah jadi 50 persen. Tapi, kegiatan belajar kami bagi dua sesi. Sesi satu pukul 07.00 WIB-10.15 WIB, dan sesi dua pukul 11.00 WIB-13.15 WIB, semua tanpa istirahat," kata Kepala SMAN 1 Kota Blitar Johan Edy Prastiwo, Kamis (29/10/2020).

Johan mengatakan penambahan jumlah kehadiran siswa peserta kegiatan belajar tatap muka berdasarkan rekomendasi dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kota/Kabupaten Blitar.

Cabang Dinas mengizinkan sekolah yang daerahnya sudah masuk zona kuning untuk menambah jumlah kehadiran siswa peserta kegiatan belajar tatap muka.

"Kota Blitar sudah masuk zona kuning. Selain itu, hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka di SMAN 1 selama ini berjalan aman. Maka itu, kami menambah jumlah kehadiran siswa dari 25 persen menjadi 50 persen," ujarnya.

Dikatakannya, sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat kepada para siswa peserta kegiatan belajar tatap muka.

Selain itu, para siswa juga harus mendapat izin dari orangtua untuk mengikuti kegiatan belajar tatap muka.

"Bagi siswa yang belum mendapat izin dari orangtua tetap mengikuti pembelajaran secara online dari rumah," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved