Pilbup Malang

Sanusi Vs Sam HC dalam Debat Publik Pilbup Malang 2020

Debat sengit mewarnai debat publik Pilbup Malang 2020 antara Sanusi dan Sam HC.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
suryamalang.com

SURYAMALANG.COM, MALANG - Debat sengit mewarnai debat publik Pilbup Malang 2020.

Muhammad Sanusi tampak beberapa kali bertindak ofensif dalam melontarkan argumen maupun ketika memberi pertanyaan.

Contohnya ketika menanggapi pernyataan Heri Cahyono  tentang komitmen membangun industrialisasi pariwisata berbasis kearifan lokal.

Bahkan Sanusi pesimis dengan pendapat Sam HC.

"Pantai selatan milik negara bukan masyarakat. Jadi masyarakat harus bekerja sama dengan pemerintah," kata Sanusi.

Sanusi menyebut ujaran Sam HC tentang tidak hadirnya negara dalam beberapa problematika, bisa memicu provokasi.

"Dari jawabannya terkesan selalu negara tidak hadir. Ini bisa memprovokasi masyarakat," ujar Sanusi.

Di sisi lain, Heri Cahyono minta Sanusi melihat data valid terlebih dahulu sebelum melontarkan pendapat atau temuan.

Friksi tersebut bermula ketika Sanusi mendapatkan pertanyaan dari panelis tentang pengembangan pemuda dan perempuan. 

Sanusi menjawab dengan berbagai klaimnya yang telah sukses memberdayakan pemuda di Kabupaten Malang.

Sosok petahana itu memberi contoh kisak sukses pemuda berusia 23 tahun yang bisa berpenghasilan Rp 500.000 per 3 hari dari bidang pertanian.

Namun, Sanusi tak menjelaskan secara detail pemuda yang dimaksud. 

Merespon jawaban Sanusi, Heri Cahyono mengaku merintis sendirian bisnis otomotif.

Dia menyebut tak pernah mendapat perhatian Pemkab Malang selama menjadi pengusaha muda di Kasembon, Kabupaten Malang.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved