Breaking News:

Mengenal Ikan Gabus, Dulu Hanya Dikonsumsi, Kini Ada yang Seharga Rp 35 Juta

Kini ikan gabus (channa) digemari sebagai ikan hias. Sering banyaknya pehobi, harga ikan gabus pun semakin melambung tinggi.

Kompas.com/ Imam Rosidin
Ikan gabus yang dipamerkan oleh Bali Channa Lover di Bron Cafe, Denpasar, Sabtu (7/11/2020). 

SURYAMALANG.COM - Kini ikan gabus (channa) digemari sebagai ikan hias.

Sering banyaknya pehobi, harga ikan gabus pun semakin melambung tinggi.

Pendiri komunitas Bali Channa Lover (BCL), Made Rendra Wisnu mulai menyukai ikan gabus sejak 2018.

Dia suka ikan gabus karena pemeliharaannya tidak terlalu sulit.

Ikan gabus tidak perlu instalasi aerator atau penambah oksigen di akuarium.

Ikan ini cukup diberi makan sekali sepekan dengan udang beku atau jangkrik.

"Dia tak bernapas pakai insang, tapi labirin. Listrik padam juga tidak pusing. Ikan ini bisa tanpa makan dua bulanan."

"Ditinggal ke luar kota pun aman. Yang penting akuarium ditutup agar ikannya tidak lompat," kata Made di Bronz Cafe, Denpasar, Bali, Sabtu (7/11/2020).

Wisnu menceritakan ikan gabus eksotis ini awalnya dikenal sebagai ikan konsumsi.

Dia tidak tahu pasti kapan ikan ini mulai menjadi hiasan di ruang tamu.

Halaman
123
Editor: Zainuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved