Breaking News:

Advertorial

Sempat Rumahkan 6 Karyawan, Kini Almira Handmade Malang Bisa Bangkit

Kota Malang memiliki strategi 5M untuk pemulihan kondisi ekonomi di masa new normal.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Zainuddin

SURYAMALANG.COM, MALANG – Kota Malang memiliki strategi 5M untuk pemulihan kondisi ekonomi di masa new normal.

Program pemulihan ekonomi Kota Malang ini mencakup Malang beli produk lokal (Malpro), Malang digital servis (Maldis), Malang bahagia (Malba), Malang berbagi (Malber), dan Malang herbal (Malherb).

Khusus untuk Malang beli produk lokal (Malpro), Wali Kota Malang, Sutiaji, mendorong penguatan ekonomi dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan industri kecil menengah (IKM) lokal. Malang beli produk lokal mendorong penguatan 'pivoting' pelaku ekonomi lokal agar bisa bertahan pada masa pandemi dan memfasilitasi digitalisasi UMKM.

“Upaya penguatan UMKM yakni melalui pendampingan perbaikan kualitas produk, permodalan, mencari pasar, dan sertifikasi halal,” ujar Sutiaji.

Sutiaji juga menjelaskan, penguatan UMKM/IKM berupa pendampingan permodalan dilakukan dengan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI).

“Dari hulu ke hilir, akan kami tata dengan baik,” terangnya.

Di sisi lain, upaya digitalisasi pemasaran produk UMKM/IKM kini terfasilitasi lewat website Malanggleerrr.com.

Marketplace untuk produk warga Kota Malang lokal ini membantu UMKM/IKM dalam pemasaran produk.

Di Kota Malang, tercatat ada 5.267 IKM. Sejumlah IKM berusaha bangkit untuk memulai aktivitasnya.

Tak sedikit IKM yang gulung tikar, banting setir usaha, atau berusaha pulih dan berdamai dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved