Pilbup Malang

Bawaslu Kabupaten Malang Belum Terima Laporan Dugaan Penyebaran Kabar Bohong yang Seret Lathifah

Bawaslu Kabupaten Malang belum menerima laporan dari Tim Pemenangan Ladub terkait dugaan penyebaran kabar bohong yang menyeret Lathifah.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Bawaslu Kabupaten Malang belum menerima laporan dari Tim Pemenangan Lathifah Shohib - Didik Budi Muljono (Ladub) terkait dugaan penyebaran kabar bohong yang menyeret Lathifah.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva mengaku baru tahu kabar tersebut.

"Kalau ada temuan dari warga, kami masukkan dulu datanya, mulai lokus, waktu, dan sebagainya," ujar George kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (8/11/2020).

Karena belum ada laporan, pihaknya belum bisa bersikap terkait temuan tersebut.

"Kalau informasi lengkap, baru kami telusuri," ungkap George.

Pria berkepala plontos ini menjelaskan skema penanganan pelanggaran melalui proses.

"Kami akan kaji dulu itu masuk pelanggaran atau tidak. Unsur-unsurnya harus terpenuhi, baru kami bisa lanjutkan," beber George.

George mempersilakan pihak yang merasa dirugikan melapor ke Bawaslu.

"Laporan bisa dari Ladub atau siapa yang merasa dirugikan," ujar George.

Baca juga: Penjelasan Tim Sanusi Center Terkait Unggahan Bergambar Lathifah Shohib Tunjukkan Gestur Angka 1

Sebelumnya, Tim Hukum Pasangan Ladub bereaksi atas postingan cabup Muhammad Sanusi di akun Instagram @abahsanusi.n1.

Tim hukum Ladub, Dahri Abdussalam menduga Sanusi ikut menyebarkan berita bohong.

Akun @abahsanusi.n1 telah memosting foto yang memperlihatkan​ Lathifah Shohib bersama warga menunjuk angka satu.

Postingan itu diunggah ulang di akun Instagram​ @abahsanusi.n1 atas story akun atas nama @mr_attureni.

Kata Dahri,​ postingan itu​ bisa menyesatkan publik.​

Pasalnya, foto Lathifah Shohib mengacungkan jari satu itu pada saat kampanye Pemilihan Legislatif 2019 lalu.

"Saat itu Bu Nyai (Lathifah) sebagai Caleg Nomor Urut 1 dan PKB juga sebagai partai dengan nomer 1. Jadi konteks di foto itu beliau sedang kampanye Pileg 2019," ujar​ Dahri, Kamis (5/11/2020).

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved