HUT Harian Surya 31

Kunci Sukses RSLKI Tangani Pandemi Virus Corona

Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura (RSLKI), Jalan Indrapura, Kota Surabaya, telah menyembuhkan ribuan pasienvirus corona atau Covid 19.

Editor: isy
febrianto ramadani/suryamalang.com
Penanggung Jawab RSLKI, Laksamana Pertama dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, foto bersama staff rumah sakit lapangan penanganan covid-19 di Surabaya seusai mengikuti kegiatan morning report di sebuah tenda Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Jalan Indrapura Surabaya, Selasa pagi (27/10/2020). 

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Sejak diresmikan  Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, dan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, Selasa (2/6/2020) lalu, Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II Indrapura (RSLKI), Jalan Indrapura, Kota Surabaya, telah menyembuhkan ribuan pasien yang terpapar virus corona atau Covid-19.

Tercatat, keberhasilan tenaga medis telah mewisuda 2.880 orang, dengan angka kematian 0 dari total pasien masuk 2.986. Sebuah momen yang menggembirakan karena bertepatan  dengan Peringatan Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kabar gembira ini tidak menyurutkan semangat kemanusiaan para pejuang medis dalam mengurangi kasus penularan virus tersebut. Di tengah kesibukannya mengawali Morning Report, Senin pagi (26/10/2020), Penanggung Jawab RSLKI, Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, meluangkan waktunya untuk wawancara bersama Wartawan Media Cetak Harian Surya.

Mantan Kepala Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr Ramelan tersebut menjelaskan tentang kunci keberhasilan dalam menangani dan menyembuhkan pasien dengan angka kematian 0.

Ia menerangkan untuk menghadapi penyakit COVID-19 membutuhkan stamina dan daya tahan tubuh yang baik.

Daya tahan tubuh bisa diperoleh dari nutrisi yang baik, menjaga pola hidup sehat, diupayakan manajemen stress yang baik. 

"Upaya yang dilakukan di rumah sakit adalah membuat semua pasien bisa hidup nyaman dengan memberikan pelayanan dalam bentuk nutrisi, istirahat cukup, fasilitas relaksasi. Mulai kafe, Gym, Karaoke, Mushola, Taman untuk bersosialisasi, dan edukasi yang baik sehingga pasien bisa memahami penyakit ini dengan baik dan stress bisa dihindari," ungkapnya.

Berikut kutipan wawancara eksklusif antara Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, dengan Wartawan Harian Surya, Febrianto Ramadani.

1. Sejauh ini, program andalan dalam penanganan Covid-19 yang telah dilakukan RSLKI kepada para pasien virus corona apa saja?

Iswara: Adanya tim relawan sosial yang membantu aspek kebutuhan non medis dari masuk sampai keluar rumah sakit, misalnya memastikan keluarga aman, tercukupi kebutuhan makanan, membantu menyelesaikan masalah dengan lingkungan rumah maupun perusahaan tempat bekerja.

Ini agar pasien betul-betul nyaman beristirahat. Karena pasien mengalami banyak masalah. Belum tentu juga ketika keluar dari rumah sakit, diterima oleh tempat pekerjaan maupun masyarakat sekitar, ditambah dengan memperoleh stigma negatif.

Kemudian, team work yang baik dari semua personel bekerja dengan profesional sesuai tugas, pokok serta fungsinya. dan itu semuanya diselesaikan dengan baik. 

Selanjutnya, Pengobatan rasional sehingga obat-obat sangat diperlukan saja yang akan diberikan, yakni sesuai indikasi ada pada masing-masing pasien. Itulah kenapa penggunaan anggaran obat obatan disini paling kecil di Indonesia.

Yang terakhir, monitoring yang baik  semua pasien selama 24 jam bisa melaporkan kondisinya kepada Tim Medis, termasuk rutin melakukan laporan pagi diikuti dan dijalankan oleh semua stakeholder dokter, perawat, analis, apoteker, IT, relawan pendamping, CS, ahli gizi, BPBD, untuk memonitor kondisi pasien setiap hari. 

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved