Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

Buku Nikah Siri Beredar di Tulungagung, Kepala KUA Kedungwaru Ingatkan Warga Soal Risiko Hukumnya

Sebuah buku nikah yang tak lazim ditemukan beredar di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: isy
david yohanes/suryamalang.com
Buku nikah siri yang beredar di Tulungagung. 

SURYAMALANG.COM | TULUNGAGUNG - Sebuah buku nikah yang tak lazim ditemukan beredar di wilayah Tulungagung. Sebab, buku nikah itu mencatat pernikahan siri, bukan pernikahan resmi yang diakui oleh negara.

Buku nikah ini dipakai bukti pasangan yang tinggal bersama di rumah kost atau ngontrak bersama. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kedungwaru, Mohammad Toyib mengingatkan, buku nikah siri tidak diakui di mana pun.

“Nikah di luar KUA ada risikonya yang luar biasa. Salah satunya tidak diakui oleh negara sebagai suami istri,” terang Toyib.

Baca juga: Buku Nikah Siri Ditemukan Beredar di Tulungagung, Sempat Dipakai Pasangan untuk Ngekos Bersama

Karena tidak diakui oleh negara, jika muncul masalah hukum negara tidak bertanggung jawab, misalnya lahir seorang anak, maka secara hukum dia tidak diakui sebagai anak ayahnya.

Karena itu menurut hukum anak dari pernikahan siri juga tidak berhak atas warisan ayahnya.

“Jika mencari akta lahir, maka dia tidak bisa mencantumkan nama bapaknya. Hanya anak dari seorang ibu,” sambung Toyib.

Lebih jauh Toyib menegaskan, nikah siri tidak mempunyai kekuatan hukum.

Jika pasangan nikah siri ingin mendapat pengakuan dan kekuatan hukum, harus menjalani sidang isbat di pengadilan agama.

Setelah putusan isbat, baru dicatatkan di KUA dan diberikan buku nikah yang dikeluarkan Kementerian Agama.

“Bukan nikah seperti ini (sampil menunjuk buku nikah siri). Buku nikah ini tidak berlaku di mana pun,” tegasnya.

Maishmenurut Toyib, jika ada masalah hukum terkait penggunaan buku nikah siri ini, maka sudah masuk ranah Kepolisian.

Sementara KUA hanya bisa melakukan penguatan penyuluhan di masyarakat.

Alasannya KUA tidak punya fungsi pengawasan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved