Breaking News:

Nasib Pilu Janda 2 Anak di Palembang, Ditinggal Suami Dua Kali, Kini Tewas di Tangan Tetangga

Nasib pilu janda 2 anak bernama Titi Handayani yang tewas di tangan tetangganya sendiri.

TribunSumsel.com/Istimewa
Seorang janda dua anak bernama Titi Handayani (36) yang tewas dibunuh di Palembang. 

Penulis: Ratih Fardiyah| Editor: Adrianus Adhi

SURYAMALANG.COM - Nasib pilu janda 2 anak bernama Titi Handayani yang tewas di tangan tetangganya sendiri.

Gegara sakit hati pria bernama Yanto (25) ini tega habisi wanita yang punya anak Berusia 4 Tahun dan 8 Bulan

Wanita yang sudah ditinggal oleh suaminya 2 kali ini tewas dibunuh Yanto di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kasnariansyah blok D Kelurahan 20 Ilir D Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang.

Setelah dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, jenazah segera dibawa pihak keluarga ke Desa Lebuk Rarak, Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan.

Ilustrasi pria tersangka dan pembunuhan pada anak
Ilustrasi pria tersangka dan pembunuhan pada anak (Suryamalang.com/kolase tangkap layar tribun jabar/Heta News via TribunManado.co.id)

Melansir Sripoku: Pilunya Nasib Titi 2 Kali Ditinggal Suami, Kini Dibunuh Tetangga, Korban Dikenal Pendiam, Kini Jenazah Titi Handayani janda dua anak yang dihabisi tetangganya sudah tiba di rumah duka

"Iya tadi siang sekira pukul 13.00 jenazah sudah sampai di sini, dan ini tinggal menunggu kakak perempuan yang datang dari Sekayu.

Baca juga: Pria Ditemukan Tewas di Area Jalan Tol Madyopuro Malang, Ditemukan Petugas Patroli

Baca juga: 2 Cewek di Bawah Umur Dijebak Masuk Rumah Sepi, Diajak Pesta Arak Jowo Lalu Digilir Sejumlah Cowok

Setelah itu akan segera dimakamkan di pemakaman umum Desa Pedamaran 3 Insya Allah sebelum isya," terang Heriansyah, paman korban ketika ditemui di rumah duka, Selasa (10/11/2020) sore.

Tampak masyarakat sekitar telah memenuhi rumah panggung milik kakek (Alm) dari korban, dan telah bersiap menghantarkan jenazahnya ditempat peristirahatan terakhirnya.

"Memang saya yang memutuskan agar dimakamkan di sini, karena kalau di sini kan lebih gampang dan makamnya bersebelahan dengan milik orangtua saya.

Halaman
1234
Penulis: Ratih Fardiyah
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved