Breaking News:

Merokok di Malioboro Terancam Denda Rp 7,5 Juta, Ada 4 Lokasi yang Boleh untuk Merokok

Malioboro telah menjadi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sejak 12 November 2020. Pelanggar bakal terancam denda sampai Rp 7,5 juta.

Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM - Jangan sembarangan merokok di Malioboro, Yogyakarta.

Malioboro telah menjadi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sejak 12 November 2020.

Pelanggar bakal terancam denda sampai Rp 7,5 juta.

Awalnya penerapan KTR untuk menghormati wisatawan yang berkunjung ke Malioboro.

"Menghormati semua orang baik yang perokok maupun yang tidak merokok. Mereka punya hak yang sama," tutur Singgih Raharjo, Kepala Dinas Pariwisata DIY saat awal mula rencana penerapan KTR.

Jika diterapkan, wisatawan diperkirakan akan semakin senang berkunjung karena udara di sekitar Malioboro bersih dan lebih segar.

"Kualitas udara akan menjadi makin bersih, dan puntung rokok tidak akan berceceran ke mana-mana," ujar dia.

Seiring waktu, tujuan penerapan KTR juga untuk menekan penyebaran Covid-19.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan rokok diisap melalui bibir bisa menyebarkan Covid-19.

Ditambah lagi, jika puntung rokok dibuang secara sembarangan.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved