Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Universitas Negeri Malang Launching Hasil Rebranding Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang

Penyelamatan heritage tak hanya dilakukan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah. Tapi perlu sebuah kebijakan pemerintah atau produk hukum.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Salah satu rumah di Kampoeng Kajoetangan Malang. Kondisinya masih bagus. 

Penulis :Sylvianita Widyawati , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pusat Sosial Humaniora dan Pariwisata (PSP) LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) Universitas Negeri Malang (UM) melakukan launching hasil rebranding Kampoeng Kajoetangan Heritage secara virtual lewat Youtube, Sabtu (14/11/2020).

Kegiatan rebranding itu dilakukan oleh para dosen UM berupa penelitian, pengabdian dan pengembangan branding prototype produk untuk Wisata yang dilakukan tahun ini.

"Kampung Kajoetangan direbranding agar lebih banyak yang tahu. Baik untuk warga Malang, juga Indonesia," kata Sekretaris LP2M UM Dr Ahkmad Munjin Nasih.

Sedang budayawan Dwi Cahyono dalam tayangan itu menyatakan karya arsitek-arsitek Belanda di Malang tak hanya bangunan, benda tapi juga landscape.

"Banyak kawasan di Malang direncanakan sejak awal," kata Dwi.

Seperti di Kayutangan atau sekarang JL Basuki Rachmad. Satu-satunya jalan yang didesain untuk ekonomi dan berujung jalan di pemerintahan, keagamaan dan kemudian Pecinan untuk bisnis.

Di Kayutangan ada sederet pertokoan yang lengkap. Pegawainya juga dari kawasan sekitar itu.

Pada tahun 2010-2012 pernah dilakukan kerjabakti budaya untuk merawat toko-toko di Kayutangan.

Harapannya mereka (pemilik toko) mau merawat dan tetap tumbuh jadi pertokoan.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved