Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

PSSI Akhirnya Keluarkan SK Soal Penundaan Kompetisi Liga 1 2020

PSSI akhirnya mengeluarkan surat resmi soal ditundanya kompetisi 2020 sampai bulan Februari 2021.

Penulis: Dya Ayu | Editor: isy
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - PSSI akhirnya mengeluarkan surat resmi soal ditundanya kompetisi 2020 sampai bulan Februari 2021.

Surat nomor SKEP/69/XI/2020 yang dikeluarkan pada 16 November 2020 dan ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, itu berisi enam poin.

Poin pertama ialah menetapkan penundaan kompetisi Liga 1 tahun 2020 dan pelaksanaan Liga 2 tahun 2020.

Poin kedua berisi ketetapan liga ditunda hingga Februari 2021.

"Pelaksanaan kompetisi sebagaimana tercantum pada ketetapan pertama adalah pada bulan Februari 2021 dengan memperhatikan ketentuan protokol kesehatan COVID-19 yang ditetapkan pemerintah. Kompetisi Liga 3 tahun 2020 akan dimulai setelah pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 tahun 2020 sebagaimana ketetapan kedua telah terpenuhi," bunyi poin kedua dan ketiga.

Khusus untuk poin keempat dan kelima, ialah hal yang sangat dinanti-nantikan oleh klub, yakni soal gaji pemain dan ofisial tim yang harus dibayar manajemen. 

"Berdasarkan ketetapan pertama dan kedua, dikarenakan kompetisi tidak dapat dimulai akibat pandemi COVID-19 belum mereda sebagaimana ketetapan pemerintah, maka klub dapat menerapkan kebijakan pembayaran gaji pemain, pelatih, dan official mulai bulan Oktober sampai dengan Desember 2020 dengan pembayaran maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera dalam perjanjian kerja sampai dengan dimulainya kompetisi," bunyi poin keempat. 

"Apabila kompetisi telah efektif untuk dimulai, maka klub Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan kesepakan ulang bersama dengan pelatih dan pemain atas penyesuaian nilai kontrak pada perjanjian kerja yang telah disepakati dan ditandatangani sebelumnya, yaitu perubahan nilai kontrak untuk Liga 1 dengan kisaran 50 persen dan Liga 2 dengan kisaran 60 persen dari total nilai kontrak atau sekurang-kurangnya di atas upah minimum regional yang berlaku di masing-masing domisili klub, dan akan diberlakukan satu bulan sebelum kompetisi dimulai sampai dengan berakhirnya kompetisi," poin kelima.

Sementara pada poin terakhir menerangkan, hal-hal yang belum mencangkup dalam lima poin diatas, akan diatur kemudian hari. 

"Hal-hal yang belum termasuk dalam Surat Keputusan ini tentang penundaan pelaksanaan kompetisi tahun 2020 akan diatur kemudian dalam ketentuan terpisah," poin terakhir.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved