Breaking News:

Berita Malang

Seorang Mahasiswa Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakannya di Merjosari Malang, Rahangnya Bengkak

Namun dari kondisi korban saat ditemukan meninggal dunia, di bagian rahang mulutnya terlihat mengalami pembengkakan.

ISTIMEWA
Tim medis PMI Kota Malang saat akan mengevakuasi jenazah korban menuju kamar jenazah RSSA, Selasa (17/11/2020) 

Penulis : Kukuh Kurniawan , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Seorang mahasiswa di kota Malang ditemukan meninggal di dalam kamar rumah kontrakannya, Selasa (17/11/2020).

Mahasiswa malang itu didapati sudah tak bernyawa di sebuah rumah kontrakan di Jalan Joyo Mulyo RT 1 RW 3, Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kepala Pelayanan PMI Kota Malang, Heri Suwarsono mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa ada kejadian penemuan jenazah di Kelurahan Merjosari.

"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat pada pukul 14.00 WIB. Setelah itu tim medis PMI Kota Malang langsung berkoordinasi dengan Inafis Polresta Malang Kota dan Polsek Lowokwaru, kemudian bergerak menuju ke lokasi kejadian," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM).

Sesampainya di lokasi kejadian, Inafis Polresta Malang Kota langsung melakukan olah TKP.

Usai melakukan olah kejadian perkara, jenazah korban kemudian dibawa oleh tim medis PMI Kota Malang menuju kamar jenasah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA).

Heri mengungkapkan bahwa korban yang meninggal dunia tersebut merupakan seorang mahasiswa dari Universitas Tribhuwana Tunggadewi.

"Nama korban yaitu Muhamad Alimin (23), warga Merombok, Kelurahan Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Dan korban ini merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi," jelasnya.

Masih belum diketahui secara pasti penyebab korban meninggal dunia.

Dari hasil olah kejadian perkara di lokasi, tidak ditemukan tanda tanda penganiaayan pada tubuh korban.

Namun dari kondisi korban saat ditemukan meninggal dunia, di bagian rahang mulutnya terlihat mengalami pembengkakan.

Diduga penyebab meninggalnya korban karena mengalami infeksi gusi.

Menurut penuturan temannya, korban mengalami sakit di bagian gusi lalu mengalami pembengkakan selama dua hari.

Saat akan mau dibawa ke rumah sakit, korban menolaknya sampai akhirnya ditemukan meninggal dunia pada siang ini.

"Namun untuk pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan jenazah di kamar jenazah RSSA," pungkas Heri .

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved