Kondisi Terbaru Rumah Nikita Mirzani yang Kabarnya Dikepung 800 Orang, Justru Banjir Karangan Bunga

Kondisi terbaru rumah Nikita Mirzani yang kabarnya dikepung 800 orang, justru terlihat banjir karangan bunga, intip potretnya.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Suryamalang.com/kolase Tribun Jabar/Gani Kurniawan/TRIBUNNEWS.COM/GILANG SYAWAL AJIPUTRA
Nikita Mirzani kolase foto Imam Besar FPI Habib Rizieq bersama rombongan 

Bukannya ramai dikepung ratusan orang seperti yang diucapkan Ustaz Maaher, rumah wanita yang disapa nyai justru berjejer karangan bunga.

Tampak sebuah karangan bunga besar bertuliskan ucapan terima kasih dari warganet untuk Nikita Mirzani.

'Terimakasih Nyai....Wanita Amason

Atas keberaniannya menyampaikan isi hati dan unek-unek masyarakat Indonesia.

Dari kami yang telah tersakiti tapi masih belum berani bersuara'. 

Bukannya dikepung 800 orang rumah Nikita Mirzani malah banjir karangan bunga
Bukannya dikepung 800 orang rumah Nikita Mirzani malah banjir karangan bunga (Instagram/nikitamirzani)

Sementara itu menanggapi video tersebut, Nikita Mirzani merasa terharu.

Tak banyak yang ditulis Nikita untuk membalas dukungan dari masyarakat.

Mantan istri Dipo Latief ini hanya menuliskan kata "Gustiiiiiii'.

Sebelumnya sempat ramai diberitakan rumah Nikita Mirzani akan dikepung oleh ratusan orang.

Kabar tersebut mencuat setelah Ustaz Maaher yang merupakan pengikut Habib Rizieq merasa tersinggung dengan perkataan Nikita Mirzani.

Dituding menghina Habib Rizieq, Nikita Mirzani lantas mendapat ancaman rumahnya akan dikepung sebanyak 800 orang.

Kolase foto Ustaz Maaher dan Nikita Mirzani
Kolase foto Ustaz Maaher dan Nikita Mirzani (Instagram via Surya.co.id)

Tak hanya itu Nikita Mirzani juga dituntut untuk melakukan permintaan maaf lantaran dinilai menghina imam besar FPI, Habib Rizieq.

"Mengimbau kepada saudari Nikita Mirzani yang telah menghina, menyudutkan, dan merendahkan imam besar kami dengan sebutan tukang obat," kata Ustaz Maaher dalam sebuah video.

Ustaz Maaher meminta Nikita Mirzani untuk melakukan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved