Breaking News:

Nasional

Dituduh Bersetubuh, Pria NTT Dihukum Adat Pegang Besi Panas Hingga Tangan Cacat, Kini Cari Keadilan

Dituduh Bersetubuh, Pria NTT Dihukum Adat Pegang Besi Panas Hingga Tangan Cacat, Kini Cari Keadilan

Editor: eko darmoko
pixabay.com
ILUSTRASI - besi panas 

SURYAMALANG.COM - Pria berinisial MA (29) dituduh melakukan hubungan intim dengan cewek berinisial MYT (34).

Buntut dari tuduhan ini, MA tak hanya menanggung malu, bahkan ia harus cacat seumur hidup.

Pasalnya, MA menjalani hukuman adat dengan cara memegang besi panas.

MA adalah warga Desa Baomekot, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

AKibat hukuman adat ini, MA tak bisa bekerja karena tangannya cacat.

Sebab, telapak tangannya mengalami luka bakar akibat menjalani hukuman adat itu.

MA, laki-laki warga Desa Baomekot, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT, dihukum adat pegang besi panas karena tuduhan melakukan hubungan badan dengan perempuan.
MA, laki-laki warga Desa Baomekot, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT, dihukum adat pegang besi panas karena tuduhan melakukan hubungan badan dengan perempuan. (Kompas.com)

Hukuman tersebut diberikan oleh lembaga adat dan lembaga desa setempat.

Dugaan kasus persetubuhan itu dilaporkan korban MYT pada Oktober 2020.

Lantaran MA menolak tuduhan hubungan badan dengan MYT, sesuai hukum adat yang berlaku maka yang bersangkutan diminta melakukan pembuktian melalui sumpah.

Caranya yaitu dengan memegang besi panas.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved