Breaking News
Selasa, 14 April 2026

Pilkada Ponorogo 2020

Debat Publik 2 Pilkada Ponorogo 2020, Kedua Paslon Bahas Isu Penanganan Covid-19

Debat publik tahap dua Pilkada Ponorogo 2020 digelar KPU Ponorogo di Gedung Sasana Praja, Kamis (19/11/2020) malam

Editor: isy
Sofyan Arif Candra Sakti/TribunJatim.com
Pasangan Calon Bupati Ponorogo nomor urut 1 Sugiri Sancoko-Lisdyarita, dan Pasangan Calon Bupati Ponorogo nomor urut 2 Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono, ditemui seusai Debat Publik Kedua Pilkada Ponorogo 2020. 

SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Debat publik tahap dua Pilkada Ponorogo 2020 digelar KPU Ponorogo di Gedung Sasana Praja, Kamis (19/11/2020) malam.

Sesuai tema debat yaitu 'Meningkatkan Pelayanan Masyarakat dan Strategi Daerah Dalam Masa Pandemi Covid-19', isu-isu seputar penanganan Covid-19 menjadi salah satu pembahasan utama di dalam debat publik Pilkada Ponorogo 2020 tersebut.

Dalam kesempatan itu, Pasangan Calon Bupati (Paslon) Nomor Urut 01 Sugiri Sancoko-Lisdyarita yang bertindak sebagai penantang membandingkan penangan Covid-19 Kabupaten Ponorogo dengan daerah di sekitarnya yaitu Kabupaten Madiun.

Menurut Sugiri, progres keberhasilan penanganan Covid 19 Ponorogo tidak lebih baik dari Kabupaten Madiun yang secara sisi geografis dan sosiologis tidak jauh berbeda.

"Mengapa korban yang meninggal akibat Covid-19 di Ponorogo hampir dua kali lipat dibandingkan dengan Kabupaten Madiun," ujar Sugiri.

Sementara itu, menurut Paslon Nomor Urut 02 Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono, penanganan Covid-19 di Ponorogo justru bisa dikatakan berhasil. 

Hal tersebut dilihat dari tingginya tingkat kesembuhan atau recovery rate Covid 19 di Ponorogo.

"Tingkat kesembuhan Kabupaten Ponorogo berada di atas rata-rata Jawa Timur yaitu 91,4 persen sementara Jawa Timur 88, sekian persen. Artinya penanganan Covid-19 di Ponorogo ini kalau diukur dari tingkat kesembuhan, sukses," jelas Petahana Bupati Ponorogo ini.

Selain itu, untuk mendorong kembali pertumbuhan perekonomian warga, sejak bulan bulan Juli lalu, sejumlah kegiatan masyarakat sudah kembali dijalankan.

Misalnya saja pasar rakyat yang menjadi objek vital perputaran ekonomi di Ponorogo.

Namun begitu, Pemkab Ponorogo telah mewanti-wanti agar selalu mengedepankan protokol kesehatan.

"Jadi kegiatan hajatan sudah mulai, dengan pembatasan jumlah tamu. Pasar juga mulai dihidupkan agar perekonomian warga kita kembali normal," ucapnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved