Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Bhabinkamtibmas Kelurahan Bareng Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Kotoran Sisa Banjir

Akibat hujan deras, membuat sungai meluap dan membuat banjir setinggi lutut orang dewasa.

Tribun Jatim/Kukuh Kurniawan
Bhabinkamtibmas Kelurahan Bareng, Bripka Lucky Rahadianto (memakai jas hujan warna hijau) bersama warga saat memunguti sampah di lokasi banjir Sungai Botaled RT 2 RW 7 Kelurahan Bareng Kecamatan Klojen Kota Malang. 

Penulis : Kukuh Kurniawan , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Hujan deras yang mengguyur Kota Malang selama hampir satu jam, membuat beberapa wilayah mengalami banjir, Jumat (20/11/2020).

Salah satunya sungai Botaled yang ada di RT 2 RW 7 Kelurahan Bareng Kecamatan Klojen Kota Malang.

Akibat hujan deras, membuat sungai meluap dan membuat banjir setinggi lutut orang dewasa.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Bareng, Bripka Lucky Rahadianto mengatakan kejadian meluapnya sungai terjadi sekitar pukul 16.10 WIB.

"Sungai tidak sanggup menampung air dan akhirnya meluap ke pemukiman warga. Warga khususnya anak kecil kami larang dulu untuk melakukan aktivitas di luar, karena kondisinya cukup berbahaya," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM).

Sekitar pukul 17.10 wib, hujan pun berangsur mereda dan aliran sungai Botaled mulai normal kembali.

"Banjir di wilayah tersebut mulai surut dan 20 menit kemudian, banjir di wilayah itu dinyatakan telah surut sepenuhnya. Aktivitas warga yang sebelumnya terganggu akibat banjir, akhirnya dapat berjalan dengan normal," jelasnya.

Namun dampak dari banjir membuat lingkungan pemukiman warga menjadi kotor.

Banyak sampah terbawa air banjir menuju ke rumah warga.

"Karena banjir telah surut, kami bersama warga langsung melakukan kerja bakti. Sampah yang berasal dari banjir langsung kami buang, agar tidak menjadi sarang penyakit sekaligus mengganggu aliran Sungai Botaled," bebernya.

Saat ini meski hujan deras telah reda, namun pihaknya tetap melakukan pemantauan Sungai Botaled.

"Kondisi saat ini sudah terkendali dan ketinggian air sungai normal, yaitu sekitar 30 cm. Meski begitu kami tetap melakukan pemantauan di lokasi bersama dengan warga. Antisipasi bilamana terjadi banjir susulan," pungkasnya.

Caption Foto : Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. SURYAMALANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved