Breaking News:

Pilbup Malang

Proyek Alun-alun Kabupaten Malang, Paslon Pilbup Malang Beda Pendapat Soal Kelanjutan Pembangunannya

Topik proyek alun-alun Kepanjen jadi bahasan hangat saat pelaksanaan Debat Pilkada Malang 2020 yang dihelat beberapa waktu lalu.

SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
ILUSTRASI - Debat pasangan Calon Bupati Malang dan Calon Wakil Bupati Malang pertama yang digelar pada Jumat (30/10/2020). Para pasangan calon beradu argumen membahas Kesejahteraan Rakyat. 

Penulis : M Erwin Wicaksono , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pembangunan Alun-alun Kepanjen belum juga menemui realisasi hingga kini.

Topik tersebut jadi bahasan hangat saat pelaksanaan Debat Pilkada Malang 2020 yang dihelat beberapa waktu lalu.

Pasangan calon nomor urut 1, Muhammad Sanusi dan Didik Gatot Subroto alias Sandi berkomitmen menyelesaikan proyek Alun-alun Kepanjen andai terpilih menjadi pemimpin Kabupaten Malang.

Sebagai petahana, Sanusi menyadari ada kendala dalam realisasi proyek tersebut.

"Kemarin ada kendala dan titiknya bergeser, dan ada revisi desain juga," ujar Sanusi saat menjawab pertanyaan debat.

Politisi PKB ini menyerukan percepatan pembangunan proyek alun-alun jika dirinya terpilih lagi jadi Bupati Malang.

Wakil Sanusi, Didik Gatot Subroto menambahkan, proses pemikiran rencana dan anggaran harus dibahas terlebih dahulu.

"Konsentrasi kami ada di persiapan anggaran nanti bagaimana. Dan jika itu bisa dilaksakan maka pembangunan Alun-alun Kabupaten Malang akan terlaksana," ujar mantan anggota DPRD Kabupaten Malang itu.

Beda pendapat, pasangan calon nomor urut dua, Lathifah Shohib dan Didik Budi Muljono alias Ladub menyodorkan perlunya revisi tentang kebijakan infrastruktur.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved