Breaking News:

Berita Arema Hari Ini

Presiden RI Bubarkan BOPI, Arema FC Punya Tanggapan Tersendiri Bila Dikaitkan Cerita Masa Lalu

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dibubarkan Presiden RI melalui Perpres Nomor 112 Tahun 2020

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
DOKUMENTASI - Iwan Budianto, CEO Arema Cronus dalam press conference terkait sikap Direksi Arema Cronus menanggapi keputusan BOPI di Kantor Arema Cronus Malang, Jumat (3/4/2015). Arema Cronus akan tetap bermain menghadapi Persija Jakarta pada 4 April 2015 meski tidak mendapatkan rekomendasi BOPI. Kini BOPI resmi dibubarkan 

Penulis : Dya Ayu , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Presiden RI Joko Widodo resmi membubarkan 10 lembaga sesuai dengan Perpres Nomor 112 Tahun 2020. Salah satunya adalah Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

Terkait dibubarkannya badan yang sebelumnya berwenang dalam melakukan pembinaan, pengembangan, pengawasan dan pengendalian terhadap setiap kegiatan olahraga profesional Indonesia itu, Arema FC mengaku mendukung keputusan pemerintah.

"Arema mendukung apapun upaya pemerintah. Bagi kami BOPI pernah hadir memberikan penilaian obyektif kepada Arema pada 2014-2015 silam. Mereka punya peran aktif memberikan saran dan masukan mengelola klub profesional," kata Media Officer Arema, Sudarmaji, Rabu (2/12/2020).

Mengingat kejadian tahun 2015, BOPI pernah melarang dua klub sepak bola masing-masing Arema (saat itu masih Arema Cronus) dan Persebaya Surabaya untuk tampil di ajang ISL 2015.

Kedua klub besar yang memiliki fans fanatik itu dilarang karena adanya dualisme dan tetap ngotot menggelar laga kandang. Sehingga dianggap tidak menghiraukan rekomendasi BOPI yang telah menyematkan kategori C atau tidak layak kepada kedua tim tersebut.

Lantaran kedua klub dinilai ngotot, BOPI akhirnya mengeluarkan surat bernomor 051/BOPI/KU/IV/2015 tertanggal 9 April 2015, yang ditujukan kepada CEO PT Liga Indonesia.

Dalam surat itu BOPI dengan tegas melarang Arema dan Persebaya untuk melakukan pertandingan kandang maupun tandang pada kompetisi tahun 2015.

Terkait hal ini manajemen Arema FC tak ingin mempersoalkan hal itu dan menengok masa lalu.

Bagi Arema FC kini yang terpenting klub sudah mendapatkan legal menjadi klub profesional.

Halaman
12
Penulis: Dya Ayu
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved