Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Simpan Sabu Dalam Kitab Suci, Pria Surabaya Dituntut 8 Tahun Penjara, Mohon ke Hakim Direhabilitasi

Slamet Riyadi alias Siri diganjar tuntutan penjara selama delapan tahun karena dianggap terbukti menyembunyikan sabu di dalam kitab suci agama

Syamsul Arifin/TribunJatim.com
terdakwa Slamet saat jalani sidang secara daring di PN Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ulah terdakwa Slamet Riyadi alias Siri diganjar tuntutan penjara selama delapan tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eka Putu Esniawati. 

Ia dianggap terbukti menyembunyikan sabu di dalam kitab suci agama.

Pria 45 tahun itu menyimpan sabu sebanyak tiga poket dengan berat 0,35-0,40 gram. 

"Terdakwa dianggap terbukti melanggar pasal 114 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika," kata JPU Eka, Kamis (3/12/2020).

Namun melalui pengacaranya, Umar Said, terdakwa Slamet memohon keringanan kepada majelis hakim. 

Umar menganggap kliennya ini seyogyanya dihukum rehabilitasi. 

“Memohon agar terdakwa dihukum selama satu tahun dan memerintahkan terdakwa untuk menjalani rehabilitas di RS. Dr. Soetomo,” kata Umar saat bacakan nota pledoi atau pembelaan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

Menurut Umar, hukuman setahun dan rehabilitasi itu dirasa pantas bagi kliennya.

Ini karena terdakwa dianggap sebagai pemakai narkoba bukan pengedar atau memperjual belikan sabu-sabu. 

“Dia sebatas pemakai, karena faktanya nggak sampai satu gram. Yang ditemukan hanya 0,469 gram, itu pun sisa pemakaian. Kemudian saat penangkapan terdakwa tidak dilakukan test urin oleh petugas. Pasal yang dikenakan yakni 127 ayat (1), karena pemakai,” terangnya seusai persidangan. 

Halaman
12
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved