Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Usulkan 3 Ranperda Baru, DPRD Kota Malang Bakal Selesaikan 30 Perda di Tahun 2021

Dari 30 Ranperda yang bakal dibahas, 27 Ranperda di antaranya merupakan usulan dari eksekutif dan tiga Perda usulan dari legislatif.

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Wakil ketua Bapemperda DPRD kota Malang Harvaed Kurniawan saat menyampaikan pendapat akhir fraksi terkait dengan ranperda Minal dan ranperda perumda tugu aneka usaha 

Penulis : M Rifky Edgar H , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang bakal menyelesaikan 30 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di tahun 2021 mendatang.

Ranperda yang nantinya bakal dibahas tersebut merupakan usulan dari eksekutif dan legislatif di Pemerintahan Kota Malang.

Wakil Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Kota Malang, Harvard Kurniawan menyampaikan dari 30 Ranperda yang bakal dibahas, 27 Ranperda di antaranya merupakan usulan dari eksekutif dan tiga Perda usulan dari legislatif.

Ketiga usulan dari legislatif tersebut di antaranya ialah Ranperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, Ranperda Kebudayaan Daerah dan Ranperda Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (Ranperda CSR).

"Sebenarnya kami ada lima Ranperda yang kami usulkan. Cuma yang lolos hanya tiga. Sedangkan dua di antaranya, Ranperda Arema Day dan Ranperda Ketahanan Keluarga tidak lolos," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (10/12/2020).

Politisi PDIP itu mengatakan, alasan kenapa hanya ada tiga Ranperda yang diusulkan tersebut karena masih banyaknya Ranperda-Ranperda usulan dari eksekutif yang masih belum selesai pembahasannya.

Bahkan, ada Ranperda sejak dari tahun 2014 yang belum selesai pembahasannya, hingga bergantinya anggota legislatif yang baru.

Sementara beberapa Ranperda di antaranya sudah tidak efektif untuk dijadikan Perda karena melihat dengan perkembangan zaman yang ada untuk sekarang ini.

"Seperti Ranperda Warnet dan Ranperda Telekomunikasi itu terpaksa harus kami keluarkan dari Propomperda. Itu terpaksa kami lakukan, karena objek atau tempatnya itu saat ini sudah tidak banyak ditemui," ucapnya

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved