Breaking News:

Pilkada Malang 2020

Update Real Count Pilkada Malang 2020 Sabtu 12 Desember: Sanusi 45,5% Lathifah 42,7% Heri 11,8%

Data update hasil Pilkada Malang 2020 terakhir pada pukul 05.36 WIB sudah terkumpul 49,73% yaitu 2486 dari 4999 TPS yang ada di Kabupaten Malang. 

Surya.co.id
Pasangan calon Bupati Malang nomor urut 1 da 2: Sanuni dan Lathifah Shohib 

"Untuk TPS di Malang akan PSU pada Sabtu (12/12/2020). Sedangkan Surabaya hari Minggu (13/12/2020)," kata 

Anam menjelaskan, penyebab PSU di kedua TPS tersebut berbeda.

Untuk kasus di Surabaya, petugas TPS 46 Kedurus menandai tiap surat suara berdasarkan jumlah DPT.

Pihak KPU Surabaya telah melakukan klarifikasi terhadap petugas KPPS tersebut.

Petugas TPS, menurut KPU, melakukan penandaan dengan memberikan nomor urut pada surat suara.

Hal tersebut bertujuan memudahkan proses penghitungan surat suara saat pelaksanaan proses hitung suara.

Hal ini disebut bukan dimaksudkan untuk hal yang melanggar regulasi.

"Namun, karena KPPS memberikan penandaan (nomor urut) pada surat suara sehingga tidak menjamin asas kerahasiaan pemilih," katanya.

Pihak KPU melakukan pungut ulang juga menindaklanjuti rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Kami akui, hal ini terjadi karena kekurangpahaman KPPS dalam memahami jenis-jenis pemilih," kata Anam.

"Misalnya di Malang. Sehingga, mengakibatkan lolosnya pemilih yang sebenarnya tidak memiliki hak untuk memberikan suara di TPS tersebut," kata Anam.

Untuk diketahui, proses pemungutan suara Pilkada serentak 2020 baru saja dilakukan pada Rabu (9/12/2020) lalu.

Di Jatim, ada 19 daerah yang menyelenggarakan Pilkada, termasuk, Surabaya dan Kabupaten Malang.  (Bobby)

2. Pelanggaran Pilkada Malang 2020, Bawaslu Kabupaten Malang Ungkap Warga Bukan DPT Ikut Nyoblos

Logo Bawaslu.
Logo Bawaslu. (Tribun Batam)

Sebuah temuan dugaan pelanggaran di proses Pilkada Malang 2020 terungkap.

Bawaslu Kabupaten Malang mengendus adanya penyusup alias warga yang tak terdaftar jadi DPT tapi ikut nyoblos di TPS.

Kejadian tersebut terjadi di 2 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Donomulyo dan Dampit Kabupaten Malang.

"Itu sudah biasa terjadi di Pilkada, selalu saja ada kendala kepada kita sebagai pengawas agar bertindak sesuai peraturan yang ada," kata Koordinator Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George sa Silva ketika dikonfirmasi SURYAMALANG.COM pada Kamis (10/12/2020).

Sebagai solusi, George menerangkan pemungutan suara ulang,

George juga membenarkan, akan ada pemungutan suara ulang akan dilakukan di 2 TPS tersebut.

"Jadi ada warga bukan asli sana ikut mencoblos. Dia juga tidak membawa surat C pindahan," kata George.

George menyatakan penyusup DPT merupakan tindakan yang melanggar regulasi pemilihan umum.

"Termasuk pelanggaran sebagaimana tercantum pada PKPU No 8 tahun 2020 pasal 59 dan 60 ayat 2E," beber George. (Mohammad Erwin)

Penulis: Frida Anjani
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved