Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Dosen UMM Sosialisasikan Pengelolaan Bisnis Kopi

Tim dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yaitu Rahadi, Novin Farid Setyo Wibowo, dan Eka Kadharpa melakukan sosialisasi pengelolaan bisnis kopi

HUMAS UMM
Tim dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yaitu Rahadi, Novin Farid Setyo Wibowo, dan Eka Kadharpa melakukan sosialisasi pengelolaan bisnis kopi. Ini dilakukan melalui program dikti tentang Produk Teknologi Diseminasikan ke Masyarakat (PTDM). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tim dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yaitu Rahadi, Novin Farid Setyo Wibowo, dan Eka Kadharpa melakukan sosialisasi pengelolaan bisnis kopi.

Ini dilakukan melalui program dikti tentang Produk Teknologi Didiseminasikan ke Masyarakat (PTDM).

Sosialisasi dilakukan pada para petani, narapidana, dan siswa Praktek Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan pertama pada November lalu dan dilanjutkan pada 26 Desember 2020.

Fokus kegiatan pada pengembangan produksi kopi, mulai dari cara menghasilkan biji kopi berkualitas, pengolahan biji kopi, hingga proses penjualan melalui digital marketing.

Adapun kegiatan ini diadakan dalam dua tahap.

"Kami ingin memberikan mamfaat lebih luas dengan melakukan sosialisasi," jelas Rahadi, ketua tim.

Maka digandenglah Pandu, pemilik kedai kopi Loss dan kedai kopi Jagongan Jail sebagai mitra. Pandu adalah sebagai sipir di Lapas Lowokwaru. Ia juga memiliki kelompok petani kopi binaan di Karangploso.

Dengan jaringan yang dimiliki oleh Pandu, maka kegiatabnya bisa menjangkau berbagai kalangan. Tim dosen juga memberikan bantuan mesin roasting kopi pada mitranya.

Diharapkan, mesin ini dapat menambah kapasitas produksi serta menghemat waktu pengelolahan biji kopi.

"Kami ingin agar para peserta juga bisa langsung belajar teknis dari materi yang sudah disampaikan. Sehingga tidak hanya mendengarkan tapi juga bisa memegang langsung alatnya," paparnya.

timnya berharap kegiatan ini bisa memberikan wawasan baru kepada mereka yang membutuhkan. Di samping itu juga bisa memberikan keterampilan khususnya dalam dunia kopi.

Mereka juga ingin, ilmu yang didapat mereka bisa membantu mitra bisa bertahan di industri kopi, apalagi di tengah pandemi seperti ini.

Mereka juga diminta menularkan lagi ilmu yang didapat merrka ke konsumen yang tertarik di dunia kopi.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved